Namun, stok unit baru atau Brand New in Box (BNIB) kini sudah sangat jarang ditemukan di distributor resmi. Sebagian besar perangkat yang beredar di pasaran merupakan unit bekas atau second dengan kondisi dan harga yang bervariasi tergantung kapasitas memori, kondisi fisik, hingga status garansi.
Berikut rincian estimasi harga pasarannya di Indonesia.
- 128GB: Rp 7.500.000 hingga Rp 8.000.000
- 256GB: Rp 8.000.000 hingga Rp 8.500.000
- 512GB: Rp 9.000.000 hingga Rp 9.500.000
Sebagai informasi, harga tersebut merupakan kisaran rata-rata untuk unit bekas yang beredar di marketplace maupun toko smartphone bekas. Nilainya bisa berubah tergantung kondisi perangkat, dari mulus tidaknya bodi, kesehatan baterai, kelengkapan boks dan aksesori, hingga status garansi resmi atau distributor.
Unit dengan kondisi sangat mulus dan battery health tinggi umumnya dijual dengan harga lebih tinggi dibandingkan dengan perangkat dengan pemakaian berat. Bagi calon pembeli yang ingin mencari iPhone 12 Pro Max, perangkat ini masih cukup mudah ditemukan melalui marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.
Meski demikian, pembeli disarankan tetap berhati-hati dan memilih penjual terpercaya untuk menghindari perangkat bermasalah. Selain mengecek kondisi fisik, penting juga memastikan status IMEI sudah terdaftar resmi agar perangkat dapat digunakan normal di jaringan operator Indonesia.
Pembeli juga sebaiknya menanyakan status garansi dan melakukan pengecekan battery health sebelum memutuskan transaksi. Kendati bukan model terbaru, iPhone 12 Pro Max masih tergolong menarik pada 2026 untuk pengguna yang menginginkan pengalaman flagship Apple dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan lini iPhone generasi terbaru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News