Seiring dengan meningkatnya jumlah kamera keamanan dan sensor, volume data yang harus dikelola juga melonjak tajam. Sistem deteksi gerakan tradisional sering kali menghasilkan alarm palsu akibat perubahan cahaya atau bayangan.
Teknologi generasi berikutnya dari Fujisoft ini melampaui deteksi gerakan biasa dengan menerapkan pengenalan gambar berbasis AI yang secara signifikan meningkatkan akurasi deteksi dan mengurangi kesalahan (false positives).
Inti dari solusi ini adalah platform AMD Embedded+ yang mengintegrasikan prosesor AMD Ryzen Embedded dengan System-on-Chip (SoC) adaptif Versal dalam satu papan sirkuit terpadu.
Arsitektur unik ini menggabungkan kinerja pemrosesan x86 dengan fleksibilitas FPGA, memungkinkan inferensi AI dan pemrosesan data berlatensi rendah secara langsung di perangkat (edge).
Naoya Yanagitsubo, Manajer di Fujisoft, menjelaskan bahwa platform ini memungkinkan perusahaan memanfaatkan kekuatan perangkat keras dan perangkat lunak secara maksimal. "Melalui diskusi dengan pelanggan, kami mengidentifikasi tantangan spesifik di lapangan, dan kami yakin AMD Embedded+ berada di posisi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut," ujarnya.
Penggunaan pemrosesan AI di tingkat edge memberikan keuntungan teknis berupa waktu respons yang lebih cepat untuk insiden kritis dan privasi data yang lebih baik karena data tidak harus dikirim ke cloud.
Fujisoft telah menyelesaikan unit demonstrasi pada 2025 dan saat ini tengah menyempurnakan solusi tersebut untuk penerapan skala luas di berbagai sektor industri dan komersial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News