Pendiri Binar Academy, Alamanda Shantika. (Medcom.id)
Pendiri Binar Academy, Alamanda Shantika. (Medcom.id)

Binar Academy Kini Ada di BSD City

Teknologi startup
Ellavie Ichlasa Amalia • 12 Desember 2018 15:02
Tangerang: Binar Academy membuka akademi baru di The Breeze, BSD City. Pada awalnya, akademi Binar hanya ada di Yogyakarta.

Namun, melihat tingginya minat masyarakat untuk ikut belajar untuk menjadi programmer, Binar melakukan ekspansi ke Jabodetabek dan sekitarnya. Selain itu, Binar juga mengembangkan komunitas. Saat ini, komunitas Binar telah ada di Bandung, Batan, Semarang, Kupang, dan Ambon.

Pendiri Binar Academy, Alamanda Shantika menjelaskan bahwa Binar menawarkan program beasiswa sehingga para murid bisa belajar coding dengan gratis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Namun, ada tes yang harus dilewati untuk masuk ke dalam program beasiswa itu. Wanita yang akrab dengan panggilan Alamanda itu mengatakan bahwa tes yang diberikan kebanyakan bertupa tes logika. Namun, dia mengatakan, dari 10 ribu orang yang mendaftar untuk masuk ke program beasiswa Binar, hanya 400 orang yang berhasil lulus.

"Standarisasi kita sangat tinggi, karena tempat kita juga terbatas," kata Alamanda ketika ditanya mengapa jumlah orang yang masuk ke dalam program beasiswa sangat sedikit.

"Soal kita memang sulit banget. Kita benar-benar menyeleksi anak-anak yang mendapatkan beasiswa."

Lalu, bagaimana dengan orang-orang yang ingin belajar di Binar Academy tapi tidak lulus tes? Binar Academy menyediakan kelas berbayar yang dinamai Binar Plus.

Meskipun sebagian dari kurikulum program beasiswa dan Binar Plus ini sama, ada beberapa hal yang hanya bisa ANda temui pada program Binar Plus. Program Binar Plus ini baru diadakan di cabang The Breeze. Gelombang pertama diadakan pada awal Desember lalu.



Binar Academy bukanlah satu-satunya sekolah pembelajaran coding di BSD City. Namun, Alamanda tidak khawatir dengan hal ini.

"Dengan kolaborasi, bukan kompetisi, kita akan bisa membantu lebih banyak orang," kata Alamanda. "Saya tidak khawatir karena ada banyak sekolah coding di sini, karena orang yang harus kita bantu itu banyak. Kita tidak bisa bergerak sendiri."

Selain Binar Academy sebagai program beasiswa dan program berbayar Binar Plus, Binar juga menawarkan beberapa produk lain, seperti Binar Career Hub.

Di sini, Biar Academy bekerja sama dengan startup sehingga programmer yang ditelurkan oleh Binar Academy akan langsung bisa bekerja di startup.

Ini merupakan simbiosis mutualisme, mengingat maraknya startup di INdonesia berarti kebutuhan akan programmer juga semakin tinggi. Binar Academy juga mengadakan Binar Masterclass untuk para pekerja tingkat Manajer.

Irawan Haraha, Digital Hub Project Leader Sinar Mas Land menjelaskan rencana perusahaan untuk menjadikan BSD City sebagai Silicon Valley di Indonesia.

Untuk melakukan itu, dia mengatakan, maka merka perlu membangun ekosistem yang memadai. Karena itulah, BSD City berusaha untuk menarik perusahaan teknologi ternama seperti Apple dan Huawei, startup seperti Qlue dan Bilna, untuk membuka kantor di BSD City.

Selain itu, BSD City ingin juga memastikan bahwa perusahaan-perusahaan dan startup teknologi itu memiliki akses ke talenta yang memadai.

Karena itulah, mereka mengajak akademi coding seperti Binar untuk membuka cabang. Beberapa akademi coding lain yang ada di BSD City antara lain GeekFarm dan Purwadhika.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi