Apple meluncurkan chipset M5 Pro dan M5 Max dengan Fusion Architecture, CPU 18 core, GPU hingga 40 core, serta peningkatan komputasi AI hingga 4x untuk MacBook Pro.
Apple meluncurkan chipset M5 Pro dan M5 Max dengan Fusion Architecture, CPU 18 core, GPU hingga 40 core, serta peningkatan komputasi AI hingga 4x untuk MacBook Pro.

Apple Perkenalkan Chip M5 Pro dan M5 Max untuk Mendukung Alur Kerja Profesional Paling Berat

Lufthi Anggraeni • 04 Maret 2026 12:19
Ringkasnya gini..
  • Apple memperkenalkan chipset M5 Pro dan M5 Max sebagai Apple silicon terbaru untuk laptop profesional seperti MacBook Pro.
  • Chipset ini menggunakan Fusion Architecture menggabungkan dua die 3 nm dalam satu SoC untuk meningkatkan performa dan efisiensi.
  • CPU hingga 18 core, GPU hingga 40 core dengan Neural Accelerator, serta peningkatan AI hingga 4× menjadikannya dirancang untuk alur kerja profesional berat.
Jakarta: Apple secara resmi memperkenalkan chipset M5 Pro dan M5 Max, generasi terbaru Apple silicon yang dirancang untuk menghadirkan performa lebih tinggi pada laptop profesional, khususnya lini MacBook Pro terbaru.
 
Kedua chipset ini dikembangkan untuk menangani berbagai alur kerja profesional rumit, dari pemrosesan data skala besar hingga komputasi berbasis kecerdasan buatan. Chipset M5 Pro dan M5 Max dibangun menggunakan Fusion Architecture rancangan Apple menggabungkan dua die dalam satu sistem pada chip (SoC).
 
Arsitektur ini menyatukan berbagai komponen penting seperti CPU, GPU yang dapat diskalakan, Media Engine, pengontrol memori terpadu, Neural Engine, serta dukungan Thunderbolt 5. Fusion Architecture memungkinkan dua die generasi ketiga berbasis proses 3 nanometer digabungkan dalam satu paket dengan bandwidth tinggi dan latensi rendah.

Pendekatan ini meningkatkan kemampuan komputasi sekaligus mempertahankan efisiensi daya khas Apple silicon. Dengan desain tersebut, Apple mengklaim bahwa M5 Pro dan M5 Max mampu memberikan peningkatan signifikan dalam performa komputasi serta kemampuan AI langsung di perangkat, sehingga pengguna dapat menjalankan berbagai tugas profesional secara lebih cepat dan efisien. 
 
Kedua chipset ini menggunakan arsitektur CPU baru dengan hingga 18 core, yang terdiri dari enam super core berperforma sangat tinggi dan 12 core performa baru untuk beban kerja multithread. Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan peningkatan kinerja hingga 30% pada beban kerja profesional dibandingkan dengan generasi sebelumnya. 
 
Apple menyebut super core sebagai desain inti CPU tercepat di dunia untuk performa single-threaded, didukung peningkatan bandwidth front-end, struktur cache baru, serta sistem prediksi cabang lebih baik. 
 
Chipset M5 Pro dan M5 Max juga mengusung GPU generasi terbaru dengan konfigurasi hingga 40 core GPU. Setiap core GPU dilengkapi Neural Accelerator, bersama dengan bandwidth memori terpadu lebih tinggi diklaim mampu meningkatkan kemampuan komputasi AI hingga lebih dari empat kali dibandingkan dengan generasi sebelumnya. 
 
GPU tersebut juga menghadirkan peningkatan grafis signifikan, termasuk hingga 35% peningkatan performa pada aplikasi pengguna ray tracing dibandingkan dengan M4 Pro dan M4 Max. Hal ini memungkinkan pemrosesan efek visual lanjutan serta rendering 3D lebih cepat. 
 
Selain CPU dan GPU baru, M5 Pro dan M5 Max juga dilengkapi sejumlah teknologi tambahan dirancang untuk mendukung alur kerja profesional modern. Fitur tersebut meliputi Neural Engine 16 core lebih cepat untuk mempercepat fitur AI di perangkat, serta Media Engine terbaru yang mendukung akselerasi perangkat keras untuk format video seperti H.264, HEVC, AV1, dan ProRes. 
 
Apple menyebut chipset ini sebagai langkah besar dalam evolusi Apple silicon, dengan kombinasi performa tinggi, efisiensi daya, dan kemampuan AI lebih kuat pada perangkat MacBook Pro.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA