Mengutip GSM Arena, ThinkTab X11 dirancang untuk lingkungan kerja berat seperti logistik, manufaktur, konstruksi, dan layanan lapangan, dilengkapi fitur tahan banting serta baterai yang dapat dilepas tanpa alat. Sementara Idea Tab Pro Gen 2 menawarkan layar lebih besar, chipset generasi terbaru, serta integrasi teknologi kecerdasan buatan.
ThinkTab X11 merupakan tablet Android berukuran sekitar 10,95 inci didukung chipset Snapdragon 7s Gen 3, mendukung kinerja stabil dan efisiensi daya untuk berbagai tugas. Desainnya memenuhi standar ketahanan MIL-STD-810H dan memiliki rating IP68 untuk tahan terhadap debu dan air, memastikan perangkat mampu menahan kondisi ekstrem di lapangan.
Salah satu fitur utama X11 adalah baterai yang mudah dilepas tanpa alat atau screwless removable battery, memberi kemudahan dalam perawatan dan pergantian saat diperlukan. Tablet ini juga mendukung mode tanpa baterai atau battery-less mode, memungkinkan perangkat digunakan langsung dari sumber daya eksternal seperti saat dipasang di kendaraan atau area kerja tetap.
Konektivitas pada X11 mencakup dua port USB-C untuk pengisian daya dan aksesori, serta dukungan NFC untuk aplikasi seperti pembacaan tag atau autentikasi pada lingkungan enterprise. Perangkat ini ditujukan untuk pasar komersial dan diperkirakan akan tersedia pada kuartal II 2026 dengan harga sekitar USD499, sekitar Rp 7,7 juta.
Produk kedua yang diperkenalkan adalah Idea Tab Pro Gen 2, tablet Android generasi terbaru dengan chipset Snapdragon 8s Gen 4, menghadirkan performa lebih tinggi dibandingkan dengan pendahulunya. Tablet ini dilengkapi hingga 12GB RAM dan 512GB penyimpanan internal, serta dukungan microSD untuk perluasan kapasitas.
Layar yang digunakan adalah panel 13 inci dengan resolusi 3,5K PureSight Pro, dukungan refresh rate 144 Hz, kecerahan puncak hingga 800 nit, serta cakupan warna 99% DCI-P3 untuk pengalaman visual optimal.
Sementara itu, distem suara tablet ini ditingkatkan dengan empat speaker JBL dan dukungan Dolby Atmos. Idea Tab Pro Gen 2 juga menjadi perangkat pertama Lenovo yang mengintegrasikan AI Qira, platform kecerdasan buatan internal yang menyediakan fitur seperti transkripsi langsung, pembaca pintar atau Smarter Reader, dan Smart AI Input untuk membantu produktivitas belajar dan pekerjaan.
Tablet berjalan dengan Android 16 dan akan menerima pembaruan OS hingga Android 18 serta empat tahun pembaruan keamanan. Perangkat ini akan diluncurkan pada bulan Juli 2026 dalam beberapa pilihan warna seperti Luna Grey, Cloud Grey, dan Jelly Mint, dengan harga mulai sekitar EUR549, sekitar Rp9,2 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News