TTA menyatukan penyedia teknologi dari Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika Utara, dengan tujuan untuk melayani pelanggan di seluruh dunia di tengah dinamika global yang terpecah. Aliansi ini akan berfokus pada ekosistem teknologi mulai dari konektivitas, infrastruktur cloud, semikonduktor, software, hingga kecerdasan buatan (AI).
Pembentukan TTA merupakan respons terhadap lingkungan yang kian kompleks, di mana pengguna dan negara menuntut tingkat keandalan serta ketahanan yang lebih tinggi dari para penyedia teknologi.
Prinsip-prinsip aliansi ini dirancang untuk memastikan perusahaan-perusahaan anggotanya mematuhi komitmen bersama terkait transparansi, keamanan, dan perlindungan data, tanpa memandang asal negara pemasoknya.
Melalui inisiatif ini, TTA bertujuan membangun kepercayaan publik secara luas, memastikan manfaat teknologi dapat dirasakan masyarakat global, dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja.
Perusahaan yang menandatangani Trusted Tech Alliance meliputi: Anthropic, AWS, Cassava Technologies, Cohere, Ericsson, Google Cloud, Hanwha, Jio Platforms, Microsoft, Nokia, Nscale, NTT, Rapidus, Saab, dan SAP.
Para anggota telah menyepakati lima prinsip utama tentang bagaimana mereka akan mengembangkan, menerapkan, mengoperasikan, dan berkolaborasi sebagai penyedia teknologi global:
1. Tata Kelola Korporasi yang Transparan dan Etis
2. Transparansi Operasional, Pengembangan yang Aman, dan Penilaian Independen
3. Supply Chain yang Tangguh dan Pengawasan Keamanan
4. Ekosistem Digital yang Terbuka, Kolaboratif, Inklusif, dan Tangguh
5. Kepatuhan terhadap Hukum dan Perlindungan Data
Börje Ekholm, President dan CEO Ericsson, menyatakan bahwa kepercayaan dan keamanan hanya bisa dicapai melalui kerja sama, dan TTA diluncurkan untuk menghadirkan praktik kepercayaan yang dapat dibuktikan di seluruh ekosistem digital.
Brad Smith, Vice Chair dan President Microsoft, menambahkan bahwa aliansi ini tidak berlandaskan pada asal negara penyedia teknologi, melainkan pada komitmen bersama terhadap pelanggan.
Senada, Marcus Jadotte, Vice President Government Affairs dan Public Policy Google Cloud, mengatakan TTA akan memperkuat prinsip Google Cloud dalam mendukung pilihan, kepercayaan, dan kedaulatan pelanggan melalui kemitraan lokal.
Pendiri dan Executive Chairman Cassava Technologies, Strive Masiyiwa, meyakini bahwa kepemimpinan yang bertanggung jawab dan kolaborasi global sangat penting untuk memastikan teknologi terus mendorong kemajuan manusia dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
TTA berkomitmen untuk terus membangun komunitas penyedia layanan global yang mendedikasikan diri untuk memajukan technology stack yang tepercaya, saling terhubung, dan terbuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News