Pada Desember 2025, realme memperkenalkan LumaColor Image, teknologi pemrosesan gambar yang menjadi fondasi sistem portrait pada realme 16 Pro series. Teknologi ini dikembangkan dengan dukungan tuning dari TÜV Rheinland untuk meningkatkan akurasi tone kulit, pencahayaan, serta reproduksi warna pada foto.
Untuk melihat langsung proses tersebut, sejumlah jurnalis teknologi berkesempatan mengunjungi LumaColor Image Lab di fasilitas produksi realme yang berada di Dongguan, Shenzhen, China.
Lab Kamera yang Meniru Dunia Nyata
Saat memasuki LumaColor Image Lab, kesan pertama yang terasa adalah ukurannya yang tidak terlalu besar. Namun ruang di dalamnya dibagi menjadi beberapa area berbeda yang masing-masing dirancang untuk mensimulasikan kondisi pencahayaan tertentu.
Setiap ruangan menggambarkan suasana yang berbeda, mulai dari lingkungan indoor yang hangat, area kafe dengan pencahayaan redup, hingga ruangan dengan campuran lampu warna-warni yang meniru kondisi malam hari.
Zona pertama yang dijelajahi bertema “youth”, sebuah ruangan dengan dekorasi bunga dan warna-warna cerah. Suasana ini dirancang menyerupai kondisi outdoor yang ekspresif, seperti toko bunga dengan dinding dan objek berwarna kontras.
Masih di area yang sama, terdapat simulasi toko mainan dengan deretan produk yang memiliki warna mencolok. Pencahayaan terang pada ruangan ini digunakan untuk menguji bagaimana kamera membaca warna yang saling bertabrakan secara visual.
Perjalanan di dalam lab berlanjut ke berbagai ruangan lain dengan karakter cahaya yang berbeda.
Di salah satu sudut terdapat simulasi toko pakaian yang posisinya berseberangan dengan replika toko smartphone realme seperti yang biasa ditemukan di pusat perbelanjaan. Area ini menggunakan pencahayaan yang sangat terang dan tajam.
Tidak jauh dari sana terdapat ruangan dengan tema Afrika dan Indian style yang memiliki temperatur warna menengah.
Beberapa langkah berikutnya, suasana berubah menjadi lebih redup ketika memasuki ruangan yang dirancang menyerupai bar. Setelah itu masih ada berbagai replika lain seperti toko buku, restoran, hingga kafe dengan pencahayaan lembut.
Seluruh ruang ini dibuat untuk menguji bagaimana kamera smartphone membaca karakter cahaya yang berbeda-beda.
Robot Menguji Kamera 24 Jam
Di dalam LumaColor Image Lab, proses pengujian kamera tidak hanya dilakukan oleh manusia. realme juga menggunakan lengan robot otomatis yang membawa perangkat realme 16 Pro Plus 5G untuk melakukan pengambilan gambar secara berkala.Robot tersebut bergerak memotret berbagai objek di setiap ruangan dengan variasi pencahayaan dan temperatur warna yang berbeda.

Product Manager realme, Liam, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan proses pengujian berjalan secara konsisten sepanjang waktu.
“Robot arm ini bergerak otomatis 24 jam memotret sesuai dengan ambience lighting lab. Kami mengujinya di berbagai temperatur warna dan intensitas cahaya untuk memastikan tone kulit tetap akurat dan konsisten,” ujar Liam.
Selain robot arm, lab ini juga menggunakan robot model yang ditempatkan di berbagai ruangan untuk melakukan eksperimen pemotretan secara terus-menerus.

Dengan cara ini, tim pengembang dapat menguji bagaimana sistem kamera bereaksi terhadap berbagai kondisi pencahayaan dunia nyata.
Fondasi Kamera realme 16 Series
Berbeda dari pendekatan konvensional yang memisahkan proses pengolahan warna dan cahaya, LumaColor Image mencoba menyelaraskan kedua elemen tersebut secara bersamaan.Menurut Liam, pendekatan ini dirancang untuk menghasilkan tone kulit yang lebih konsisten, kedalaman visual yang lebih terasa, serta bayangan yang terlihat lebih natural.
Melalui pengujian di berbagai skenario cahaya yang direplikasi di dalam lab, realme menargetkan hasil foto yang memiliki detail lebih kaya dan warna yang lebih mendekati kondisi sebenarnya.

Dengan teknologi ini, kamera pada realme 16 Series 5G diharapkan mampu menghasilkan foto portrait yang terasa lebih hidup, baik di bawah cahaya matahari, di dalam ruangan hangat, maupun di tengah lampu neon pada malam hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News