AMD Instinct
AMD Instinct

AMD Instinct MI350P, GPU PCIe untuk Kecerdasan Buatan Perusahaan

Mohamad Mamduh • 08 Mei 2026 21:11
Ringkasnya gini..
  • Kehadiran MI350P menawarkan opsi ketiga yang memberikan performa AI kepemimpinan dalam format kartu dual-slot yang dapat langsung dipasang pada server standar.
  • Performa komputasinya diperkirakan mencapai 2.299 TFLOPS, dan bahkan dapat menyentuh angka 4.600 TFLOPS pada presisi MXFP4.
  • Dukungan global juga datang dari mitra perangkat keras terkemuka.
Jakarta: AMD resmi meluncurkan kartu grafis terbaru mereka, AMD Instinct MI350P PCIe, sebagai solusi strategis bagi organisasi yang ingin mengadopsi Kecerdasan Buatan tanpa harus merombak total infrastruktur pusat data yang sudah ada.
 
Banyak perusahaan saat ini menghadapi kendala besar dalam mengadopsi AI, mulai dari kekhawatiran privasi di layanan cloud hingga biaya tinggi untuk merancang ulang sistem pendingin dan daya pusat data guna mendukung platform akselerator GPU yang besar.
 
Kehadiran MI350P menawarkan opsi ketiga yang memberikan performa AI kepemimpinan dalam format kartu dual-slot yang dapat langsung dipasang pada server standar berpendingin udara.
Suresh Andani menyatakan bahwa produk ini memungkinkan perusahaan menjalankan beban kerja AI pada infrastruktur rak, pendinginan, dan daya yang telah mereka miliki saat ini.

Desain ini menjadikannya pilihan ideal bagi perusahaan yang membutuhkan tenaga komputasi AI lebih besar daripada kemampuan CPU tradisional, namun belum siap melakukan investasi besar pada platform akselerator GPU khusus. Kartu ini sangat cocok digunakan untuk model AI berukuran kecil hingga besar, terutama dalam tugas inferensi dan pipa kerja RAG.
 
Dari sisi teknis, AMD Instinct MI350P ditenagai oleh arsitektur AMD CDNA 4 yang menghadirkan peningkatan performa luar biasa untuk era AI agantik. Kartu ini dilengkapi dengan memori HBM3E berkapasitas 144GB dengan kecepatan bandwidth mencapai 4TB/s.
 
Performa komputasinya diperkirakan mencapai 2.299 TFLOPS, dan bahkan dapat menyentuh angka 4.600 TFLOPS pada presisi MXFP4, yang merupakan performa tertinggi untuk kategori kartu PCIe perusahaan saat ini. Dukungan terhadap berbagai tingkat presisi seperti FP8, MXFP8, dan MXFP4 menjadi alasan utama kartu ini mampu memproses beban kerja AI modern di dalam pusat data standar tanpa memerlukan sistem pendinginan khusus.
 
Selain keunggulan perangkat keras, AMD juga menekankan komitmen pada ekosistem terbuka melalui strategi perangkat lunak tanpa biaya lisensi. Stack AI perusahaan AMD terintegrasi secara mulus dengan alat populer seperti Kubernetes dan PyTorch, sehingga memungkinkan migrasi beban kerja AI dengan perubahan kode yang minimal.
 
Dukungan global juga datang dari mitra perangkat keras terkemuka seperti Dell Technologies, HPE, Cisco, Lenovo, dan Supermicro yang siap mengintegrasikan MI350P ke dalam portofolio server mereka.
 
Dengan kolaborasi ini, AMD bertujuan membantu perusahaan untuk segera beralih dari tahap evaluasi menuju inovasi nyata dengan memaksimalkan penggunaan aset infrastruktur yang sudah tersedia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA