Laptop Windows versus MacBook Neo. (WCCF Tech)
Laptop Windows versus MacBook Neo. (WCCF Tech)

MacBook Neo 8GB RAM Diuji, Bisa Buka 60 Aplikasi Tanpa Crash

Cahyandaru Kuncorojati • 24 Maret 2026 09:33
Ringkasnya gini..
  • MacBook Neo 8GB RAM mampu buka 60 aplikasi tanpa crash.
  • Laptop Windows pembanding justru mati saat uji serupa.
  • Unified memory jadi kunci efisiensi performa macOS.
Jakarta: Apple kembali jadi sorotan setelah laptop MacBook Neo menunjukkan performa tak terduga dalam uji penggunaan ekstrem. Meski hanya dibekali RAM 8GB, perangkat ini dilaporkan mampu menjalankan hingga 60 aplikasi secara bersamaan tanpa mengalami crash.
 
Uji coba ini dilakukan oleh channel YouTube Hardware Canucks yang mencoba menguji batas kemampuan memori pada MacBook Neo. Hasilnya cukup mengejutkan, terutama karena selama ini kapasitas 8GB RAM sering dianggap tidak cukup untuk multitasking berat.
 
Dikutip dari laporan WCCF Tech, dalam pengujian tersebut MacBook Neo digunakan untuk membuka sekitar 60 aplikasi sekaligus. Tidak hanya itu, perangkat juga tetap menjalankan aktivitas tambahan seperti streaming video.

Hasilnya, sistem operasi macOS tetap berjalan stabil tanpa crash atau penurunan performa signifikan. Kursor tetap responsif, meski terdapat peningkatan konsumsi baterai yang dianggap wajar dalam skenario ekstrem seperti ini.
 
Temuan ini sekaligus menepis anggapan bahwa RAM 8GB selalu menjadi batasan utama dalam penggunaan multitasking.
 
Sebagai perbandingan, pengujian serupa dilakukan pada laptop berbasis Windows yang disebut sebagai seri Lenovo Legion.
 
Saat mencoba membuka aplikasi dalam jumlah besar, laptop tersebut justru mengalami kondisi mati atau “black screen”. Hardware Canucks menegaskan bahwa perangkat tidak masuk mode sleep atau hibernate, melainkan benar-benar berhenti beroperasi.
 
Diskusi terkait hasil ini sempat memicu perdebatan di media sosial, termasuk di platform X, terkait perbandingan performa antara macOS dan Windows dalam skenario multitasking ekstrem.
 
Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah penggunaan sistem unified memory pada MacBook Neo. RAM pada perangkat ini terintegrasi langsung dalam chipset Apple A18 Pro, yang memungkinkan efisiensi penggunaan memori lebih optimal dibandingkan sistem konvensional.
 
Pendekatan ini membuat manajemen memori lebih terkontrol, sehingga aplikasi tetap bisa berjalan meski jumlahnya banyak.
 
Namun demikian, MacBook Neo memang tidak dirancang untuk penggunaan ekstrem seperti membuka puluhan aplikasi sekaligus. Pengujian ini lebih menunjukkan batas kemampuan perangkat, bukan skenario penggunaan normal.
 
Tetap saja konfigurasi 8GB RAM selalu cukup untuk semua kebutuhan. Untuk penggunaan profesional seperti editing berat atau multitasking kompleks dalam jangka panjang, konfigurasi dengan RAM lebih besar tetap relevan.
 
Pengujian ini lebih menegaskan bahwa optimalisasi software dan hardware berperan besar dalam menentukan performa, bukan sekadar kapasitas RAM semata.
 
MacBook Neo sendiri diposisikan sebagai laptop untuk penggunaan harian. Varian dengan penyimpanan 512GB dilaporkan dijual sekitar USD689,99 , sedikit lebih rendah dari harga awal USD699.
 
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA