Sebagai pengingat, layanan ini pada awalnya hanya tersedia di keluarga Google Pixel 10. Mengutip Android Police, Google mulai mengintegrasikan kemampuan ini lewat Quick Share, layanan transfer file peer-to-peer Android, kini mendukung interoperabilitas dengan AirDrop pada beberapa model tertentu.
Rencana terbaru menyebutkan bahwa Quick Share akan diperluas ke lebih banyak ponsel Android, tidak lagi terbatas hanya pada seri Pixel. Ekspansi ini berarti pengguna Android akan dapat mengirim foto, video, dan dokumen secara langsung ke perangkat lain, termasuk perangkat Apple, dengan cara lebih cepat dan mudah tanpa aplikasi pihak ketiga.
Sebelumnya Google telah memperkenalkan dukungan serupa AirDrop melalui Quick Share kepada pengguna Pixel 10 sejak akhir tahun 2025. Kini, perusahaan berupaya memperluas dukungan ini ke ekosistem Android lebih luas.
Langkah ini bagian dari upaya Google untuk mempermudah berkas lintas platform dan meningkatkan pengalaman pengguna Android, terutama mereka yang sering berbagi file dengan pengguna iPhone atau Mac.
Sebagai informasi, Quick Share merupakan layanan berbagi file nirkabel yang memadukan teknologi lama seperti Nearby Share dan fungsi tambahan Samsung. Fitur ini memanfaatkan kombinasi Bluetooth dan Wi-Fi Direct untuk mengirim file antar perangkat terdekat.
Dengan dukungan AirDrop, Android menjadi lebih kompatibel dengan iPhone dan perangkat Apple lainnya tanpa perlu aplikasi tambahan. Google menyebutkan pengembangan ini membantu menjembatani gap interoperabilitas antara Android-iOS yang selama ini menjadi sumber friksi bagi pengguna.
Dengan kemampuan serupa AirDrop lebih luas, berbagi file akan menjadi lebih intuitif dan cepat, terutama di lingkungan campuran perangkat Android dan Apple. Walaupun Google belum merilis daftar spesifik perangkat yang akan mendapatkan fitur ini di 2026, analis teknologi menyebut kemungkinan besar flagship dan model kelas menengah terbaru dari berbagai merek akan menjadi yang pertama menerima dukungan tersebut.
Google terfokus untuk memastikan pengalaman peer-to-peer aman dan lancar di banyak perangkat. Ekspansi fitur AirDrop untuk Android bukan hanya soal kenyamanan saja, berpotensi mengubah cara pengguna berbagi konten secara default, mengurangi ketergantungan pada layanan pihak ketiga seperti messaging atau aplikasi berbagi file konvensional.
Selain itu, langkah ini juga mencerminkan dorongan Google untuk membuat Android lebih bersaing dengan ekosistem Apple, terutama dalam hal kemudahan berbagi konten antar perangkat. Beberapa pengamat teknologi menilai kemampuan ini akan mengurangi hambatan bagi pengguna yang berpindah platform dari iOS ke Android.
Ketika fitur yang selama ini eksklusif hadir di Android secara lebih luas, pengalaman pengguna menjadi semakin mulus tanpa batasan platform. Kendati demikian, rincian lengkap terkait jadwal peluncuran dan ketersediaan regional masih belum diungkap oleh Google, sehingga pengguna Android perlu menunggu informasi resmi lebih lanjut sepanjang tahun 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News