Acara peluncuran iflix di Ritz Carlton.
Acara peluncuran iflix di Ritz Carlton.

iflix: Kami Lakukan Sensor Setiap Bulan

Ellavie Ichlasa Amalia • 20 April 2016 07:48
medcom.id, Jakarta: Indonesia memiliki penduduk sekitar 260 juta orang. Menurut e-Marketer, di 2015, pengguna internet di Indonesia telah mencapai angka 93,4 juta orang. Karena itu, Indonesia merupakan pasar yang menarik untuk dimasuki.
 
Dalam peluncuran iflix kemarin, Selasa (19/4/2016), Co-Founder dan Group CEO iflix, Mark Britt mengatakan bahwa Indonesia merupakan pasar terpenting bagi iflix.
 
Hal ini disetujui oleh CEO iflix Indonesia, Cam Laker, yang menjelaskan, alasan iflix memasuki pasar Indonesia adalah karena Indonesia merupakan negara yang populasinya, terutama yang di bawah 30 tahun, menggunakan internet dan menonton video online streaming secara intensif.

"Kita akan mengikuti peraturan pemerintah 100 persen," kata Laker. "Kita juga akan membuka kantor permanen di sini dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan."
 
Saat ini, pihak iflix telah memiliki karyawan sebanyak 15 orang. Mereka berharap, di bulan ini, mereka dapat menambah karyawan hingga 50 orang. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan production house dan movie studio aggregator untuk menambah konten lokal mereka.
 
Salah satu hal yang bisa menjadi masalah di Indonesia adalah masalah sensor. Netflix bahkan diblokir oleh Telkom karena dianggap menyajikan konten dewasa yang tidak disensor. Untuk masalah sensor, Britt menjelaskan bahwa iflix melakukan sensor internal setiap bulan. 
 
"Kami percaya, setiap negara harusnya dapat memilih dan membuat standar akan konten yang mereka, terutama anak-anak, konsumsi," kata Britt saat ditemui di Ritz Carlton.  "Karena itu, kami melakukan sensor setiap bulan."
 
Britt juga menjelaskan, mereka melakukan sensor secara berbeda-beda di setiap negara dimana mereka beroperasi. Sejauh ini, mereka telah beroperasi di Malaysia, Filipina dan Thailand. 
 
Sementara itu, Project Director TV Video Business Telkom, Joddy Hernady, mengatakan bahwa iflix sudah diluncurkan di Malaysia tahun lalu. Dia percaya, sensor di Malaysia sudah cukup ketat. 
 
"Ini juga salah satu hal yang mendasari Telkom untuk bekerja sama dengan iflix," kata Joddy. "iflix sudah diluncurkan di Malaysia tahun lalu. Dan seperti yang sudah kita tahu, sensor di sana sangat ketat. Tentunya, saat mereka masuk ke sini, konten mereka akan jauh lebih aman."
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA