Laporan yang beredar menyebutkan bahwa beragam jenis video konferensi yang pernah dibuat menggunakan Zoom ternyata terekam dan tersebar ke internet bahkan bisa ditemukan dengan mudah.
Dikutip dari New York Post, lebih buruknya video-video tersebut juga ikut berisi informasi pribadi dari orang yang ada di dalamnya. Akibatnya ribuan hingga jutaan identitas pengguna Zoom bisa jadi target peretasan atau penipuan.
Kabar buruk ini semakin mengerikan untuk perusahaan yang menerapkan work from home dan melakukan rapat internal menggunakan Zoom. Informasi keuangan perusahaannya bisa diketahui oleh publik lewat video yang bocor.
Baca: Begini Cara Pakai Layanan Konferensi Video Zoom
Celah keamanan ini ternyata akibat sistem dari Zoom yang tidak aman. Laporan menyebutkan bahwa Zoom memberikan nama setiap file video konferens dengan nama yang identik dengan konten tersebut. Kemudian file ini disimpan di layanan Amazon Web Services yang tidak dilindungi.
Sayangnya, aplikasi Zoom tidak memberikan informasi kepada penggunanya bahwa sesi video conference tersebut direkam. Jadi banyak pengguna yang tidak mengetahui hal ini. Kini ribuan video disebut sudah diunggah oleh di YouTube oleh orang tidak dikenal.
Baca: Tips Lindungi Video Conference Zoom dari Zoom-Bombing
Zoom belum memberikan tanggapan atas laporan ini. Sebelumnya mereka juga menerima kritik bahwa di layanannya ditemukan malware yang terhubung ke LinkedIn sehingga membocorokan data penggunanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News