Jika kemarin kami banyak membahas soal Crimson, kali ini kami akan mengulas lebih dalam mengenai kartu grafis yang kami gunakan saat menjajal Crimson, R9 380X. Kartu grafis terbaru AMD tersebut memiliki posisi cukup unik di pasar. Ia berada di antara dua kartu grafis kelas atas AMD, yaitu Radeon 380 dan Radeon 390.

Secara spesifikasi, R9 380X merupakan kartu grafis Radeon 390 yang dipangkas besaran memorinya dari 8GB menjadi 4GB. Penggunaan spesifikasi tersebut membuat kartu grafis ini dapat melaju hampir sekencang Radeon 390 yang berada satu level di atasnya. Nilai plusnya adalah harganya lebih murah dari Radeon 390, dengan selisih hingga sekitar Rp2 juta.
Dalam pengujian kali ini, kami berkesempatan menjajal dua kartu grafis R9 380X, yaitu Saphire NITRO Radeon R9 380X 4G D5 dan SFX Radeon R9 380X DD BLACK EDITION OC. Keduanya sama-sama merupakan kartu grafis yang dilengkapi dengan dua kipas dengan spesifikasi yang identik.

Karena spesifikasinya yang identik tersebut, kami hanya melihat sedikit perbedaan di performa secara keseluruhan. Dari berbagai pengujian menggunakan 3D Mark Fire Strike, keduanya hanya memiliki perbedaan performa yang sangat tipis dengan selisih tak lebih dari 90 poin. Sama halnya ketika kami uji dengan berbagai game, keduanya hanya memiliki selisih 5-7 fps.
Meskipun demikian, Sapphire terlihat lebih unggul di berbagai pengujian. Sapphire unggul di pengujian 3D Mark FireStrike, game GTA V, The Witcher 3, dan Ryse. Sementara SFX terlihat unggul ketika digunakan untuk bermain Final Fantasy XIV serta Company of Heroes.


Pertarungan dua kartu grafis kali ini memang agak membosankan karena keduanya memiliki performa yang hampir sama. Yang menjadi sorotan kami justru performa R9 380X secara keseluruhan. Pada saat peluncurannya, AMD sempat mengklaim bahwa kartu grafis ini diciptakan untuk bermain game di resolusi 2K dan hal tersebut benar adanya.
Kami sempat menjajal kartu grafis ini dengan game shooter terbaru Star Wars Battlefront di resolusi 2K (2560x1440 pixel) dengan pengaturan grafis ultra alias "rata kanan".
Hasilnya cukup mengejutkan. Game tersebut berhasil berjalan sangat lancar dengan rata-rata framerate berada di 58-60 fps.
Performa tersebut tergolong sangat bagus, mengingat kartu grafis ini bukanlah kelas tertinggi dan dibanderol dengan harga yang cukup menarik, yaitu berkisar di Rp3,3 juta-an.

Kesimpulan
Radeon R9 380X merupakan kartu grafis yang sangat menarik. Selain dibanderol di kisaran harga yang masih bersahabat, ia memiliki performa gaming di resolusi 2K yang sangat baik. Hal tersebut membuatnya layak dijadikan pilihan bagi Anda yang ingin mengganti kartu grafis.
Dari dua kartu grafis yang kami uji kali ini, pilihan kami jatuh kepada Saphire NITRO Radeon R9 380X 4G D5 untuk sementara.
Mengapa? Karena keduanya belum dipasarkan di Indonesia, harganya masih berupa kisaran. Jika SFX mampu hadir dengan harga yang lebih murah dengan selisih cukup besar, maka pertimbangan kami mungkin akan bergeser ke arah SFX.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News