Logo aplikasi Signal. (Business Insider)
Logo aplikasi Signal. (Business Insider)

Mengenal Signal, Aplikasi Chat Alternatif WhatsApp

Teknologi media sosial teknologi whatsapp
Cahyandaru Kuncorojati • 12 Januari 2021 08:56
Jakarta: Nama aplikasi chat bernama Signal mendadak populer di Tanah Air setelah disebut sebagai alternatif WhatsApp dan Telegram. Hal ini menyusul kebijakan baru WhatsApp yang akan berbagi data pengguna dengan Facebook.
 
Dua sosok ternama di dunia digital yaitu miliuner Elon Musk dan pendiri Twitter Jack Dorsey ikut menyebut nama aplikasi Signal sebagai alternatif dalam kritikan terhadap WhatsApp dan Facebook.
 
Meskipun masih asing di telingat netizen Tanah Air namun aplikasi Signal memiliki daya tarik yaitu ikut dibuat oleh pendiri atau pencipta WhatsApp, Brian Acton.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Medcom.id sudah mengumpulkan sejumlah fakta mengenai aplikasi Signal yang bisa mempermudah pembaca mengenalnya dan mungkin tertarik untuk mencobanya.
 
1. Tidak sepenuhnya diciptakan oleh pendiri WhatsApp
Dikutip dari berbagai sumber, Signal merupakan hasil pengembangan dari aplikasi enkripsi panggilan telepon bernama RedPhone dan enkripsi aplikasi messaging Text Secure yang dirilis tahun 2010 oleh startup bernama Whisper System.
 
Startup ini didirikan oleh peneliti keamanan siber bernama Moxie Marlinspike yang kemudian menjadi CEO Signal. Baru di tahun 2018, pendiri WhatsApp Brian Acton bergabung setelah keluar dari Whatsapp di bawah Facebook Inc
 
2. Diluncurkan diluncurkan dan dioperasikan oleh organisasi non-profit
Aplikasi Signal tidak akan menyediakan iklan dan menghormati privasi pengguna karena dikelola oleh Signal Foundation yang merupakan lembaga non-profit.
 
Pendanaannya berhasil dari hasil donasi sehingga mengutamakn kepercayaan para donatur. Brian Acton termasuk donatur awal yang menggunakan uang pesangon hasil mundul dari Facebook Inc.
 
3. Sistem keamanan percakapan serupa WhatsApp
Aplikasi Signal punya enkripsi keamanan percakapan yang sama seperti end-to-end encryption sama seperti WhatsApp. Di situs resminya diklaim hanya pengirim dan penerima pesan yang bisa membaca pesan dan mendengarkan panggilan telepon.
 
4. Sistem keamanan dan perlindungan privasi Signal lebih aman
Meskipun sama-sama menerapkan enkrisp end-to-end seperti WhatsApp tapi Signal lebih aman. Hal ini menurut CEO Twitter, Jack Dorsey karena Signal merupakan aplikasi open source.
 
Open source membuat siapapun bisa mengecek sistem keamanan dan bahasa pemrograman aplikasi Signal. Siapapun bisa berkontribusi mengembangkan keamanan di aplikasi Signal.
 
5. Signal digunakan banyak sosok penting
Bukan cuma miliuner Elon Musk dan CEO Twitter yang mendukung penggunaan aplikasi Signal sebagai pengganti WhatsApp. Sosok mantan agen intelijen AS yaitu Edward Snowden yang kini jadi pakar keamanan siber juga mengaku menggunakan aplikasi Signal.
 
Perbedaannya adalah Signal dikembangkan sebagai aplikasi open-sourece.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif