Permasalahan tersebut dapat terlihat melalui video yang mendemonstrasikannya, meski tidak tampil pada setiap unit. Satu dari dua unit yang diujinya menampilkan permasalahan tersebut.
Saat ini, muncul sejumlah teori terkait dengan penyebab permasalahan tersebut, termasuk software ponsel dan hardware perangkat. Salah satu pengguna reddit menyebut, permasalahan ini tidak tampil saat pengguna memposisikan ponsel secara terbalik.
Sementara itu, perangkat lain yang tidak umum menampilkan perilaku tersebut setelah ponsel memutar perangkat 180 derajat. Phone Arena menyebut berhasil menguji klaim tersebut dengan dua perangkat.
Dua perangkat yang digunakan pada pengujian tersebut yaitu OnePlus 3T, yang menggunakan panel sama dengan OnePlus 5, dan HTC 10, yang dibekali dengan panel LCD dan bukan panel AMOLED.
Hal ini berarti unit OnePlus 5 yang bermasalah diperkirakan berbekal layar yang terpasang dengan orientasi yang tidak sesuai. Permasalahan tersebut disebut tidak dapat diperbaiki melalui update software.
Jawaban untuk permasalahan efek merenggang pada layar diprediksi disebabkan oleh proses refesh layar. Proses ini mengalami jeda waktu antara piksel bagian tengah atas dan tengah bawah, yang ditanggap mata manusia sebagai perenggangan.
Setidaknya satu pengguna pada forum OnePlus mengklaim telah menghubungi perusahaan tersebut, dan mendapat jawaban yang menyebut akan menyelidikinya. Meskipun demikian, OnePlus belum memberikan pernyataan resmi terkait dengan permasalahan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News