Poco X3 Pro memakai Snapdragon 860, chipset seri Snapdragon 8 terbaru. Seri ini sendiri sebelumnya hanya hadir di smartphone kelas high-end atau tinggi. Hal ini sesuai dengan DNA dari Poco yang disampaikan Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse yaitu berani (bold), mengganggu (disruption), dan berbeda (different).
DNA ini disebut Alvin identik dengan budaya anak muda, hal tersebut bisa dilihat dari brand ambassador atau Poco Icon yang dipilih. Tidak sampai disitu, pemburu atau penggemar Poco X3 Pro pasti seorang tech enthusiast apabila dia mengagumi Snapdragon 860.
Apa kehebatan chipset Snapdragon 860 dari Qualcomm di Poco X3 Pro? Di sesi terpisah, Senior Manager Business Development Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto menyebutkan bahwa chipset ini membawa teknologi baru dan lebih tinggi dari sebelumnya.
Dia menjelaskan bahwa Snapdragon 860 memiliki spesifikasi yang mirip dengan Snapdragon 855 Plus, chipset yang tahun lalu hanya hadir di smartphone gaming kelas high-end. Makanya performa Snapdragon 860 di smartphone kelas mid-range kali ini jelas membuat Poco X3 Pro sangat buas dalam hal performa.
Namun Snapdragon 860 tetap berbeda, ada peningkatan kemampuan rendering graphics hingga 15 persen lebih cepat dibandingkan Snapdragon 855. Performa CPU yang mumpuni dan GPU yang ditingkatkan membuat klaim Poco X3 Pro mampu bermain Genshin Impact di konfigurasi Highest stabil frame rate 50fps.
Bagi penggemar game Genshin Impact jelas hal ini sangat mengejutkan. Performa tadi biasanya hanya bisa dijumpai dengan menggunakan smartphone high-end tapi Poco X3 Pro adalah smartphone mid-range dengan chipset Snapdragon 860.
Poco X3 Pro juga hadir dengan refresh rate layar 120Hz yang sangat memanjakan visual game. Soal harganya, Poco X3 Pro tetap berada di rentang harga smartphone mid-range, Rp3,6 juta model 6GB+128GB dan Rp4,1 di versi 8GB+256GB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News