Alasan pelarangan ini masih terkait soal keamanan dan privasi pengguna Zoom yang sangat rentan. Pihak sekolah diimbau menggunakan aplikasi lain, salah satu yang disebut adalah Microsoft.
"Menyediakan kegiatan pembelajaran jarak jauh yang aman untuk siswa sangat penting dan terkait masalah keamanan kami mengimbau sekolah untuk tidak menggunakan Zoom," tutur juru bicara Departemen Pendidikan Kota New York, Danielle Filson.
Baca: Ribuan Video Konferensi Pengguna Zoom Bocor ke Internet
"Banyak sekali komponen baru dari pembelajaran jarak jauh, dan kami sedang membuat keputusan terbaik bagi pengajar dan siswa," imbuhnya. Filson sempat menyebutkan bahwa pemerintah mengimbau pengajar dan lembaga pendidikan menggunakan Microsoft Teams.
Layanan Microsoft Teams dinilai serupa dengan Zoom tapi memberikan keamanan layanan yang lebih baik. Pelarangan penggunaan Zoom di sekolah di kawasan New York akan berlaku kepada 1,1 juta siswa dan lebih dari 1.800 sekolah.
Pemerintah New York melakukan kebijakan ini terkait dengan pertauran bernama Cyber Command yang diluncurkan pada 2018. Peraturan ini terkait menjaga keamanan penduduk kota tersebut di dalam ruang siber.
Baca: Bos Zoom Akui Kesalahan Soal Privasi
Pihak Zoom sendiri belum memberikan jawaban resmi terkait hal ini. Namun CEO Zoom, Eric S. Yuan disebut sudah mendengarnya dan mengaku melakukan komunikasi untuk menyelesaikan kondisi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News