Hal ini cukup mengecewakan mengingat sebagian besar gamer memang memiliki PC atau laptop berbasis sistem operasi Windows. Perihal nasib sistem operasi Mac tidak mengherankan, selama ini memang banyak game yang tidak dibuat untuk perangkat PC dan laptop buatan Apple.
Dikutip dari situs Engadget, Valve menyatakan bahwa keputusan ini berdasarkan pembaruan yang dibawa oleh game Counter-Strike yaitu peningkatan kebutuhan teknis sehingga dua jenis PC yang tadi disebutkan dianggap kurang optimal untuk memainkannya.
BACA JUGA: Catat, Spesifikasi Counter-Strike 2 Buat PC dan Laptop, Gak Berat!
Meskipun begitu banyak pihak yang beranggapan bahwa peningkatan game Counter-Strike 2 dari CS:GO dari aspek grafis saja. Pengalaman bermain yang didapatkan masih terasa tidak jauh berbeda dari sebelumnya.
Informasi tambahan, Valve juga menyebutkan perangkat PC model lama yang masih mendukung DirectX 9 dan mengusung sistem operasi 32-bit juga termasuk dalam kategori PC yang tidak bisa memainkan game CS2.
Valve mengaku keputusan ini cukup sulit tapi jika melihat riset yang dilakukan diklaim bahwa angka dua kategori perangkat tersebut hanya mewakili satu persen pemain aktif game CS:GO. Jadi keputusan Valve masih dinilai baik dari segi bisnis.
Tidak hanya itu, Valve juga akan memberikan refund atau pengembalian uang bagi gamer CS:GO yang pernah membeli Status CS:GO Prime, akses ke hadiah eksklusif di dalam game mengingat game tersebut otomatis hilang dan digantikan CS2.
Valve akan membuka pengajuan refund Status CS:GO Prime hingga tanggal 1 Desember denga nilai USD15 atau kisaran Rp235 ribu. Versi legacy dari CS:GO masih bisa diunduh dan dimainkan sampai tanggal 1 Januari 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News