AirPods Max 2 hadir dengan ANC lebih kuat, dukungan audio lossless 24-bit/48 kHz, serta fitur AI seperti Adaptive Audio dan Live Translation.
AirPods Max 2 hadir dengan ANC lebih kuat, dukungan audio lossless 24-bit/48 kHz, serta fitur AI seperti Adaptive Audio dan Live Translation.

AirPods Max 2 Resmi Hadir dengan ANC Lebih Baik, Audio Lossless, dan Fitur AI Baru

Lufthi Anggraeni • 17 Maret 2026 05:20
Ringkasnya gini..
  • Apple meluncurkan AirPods Max 2 dengan chip H2, peningkatan kualitas suara, dan ANC hingga 1,5x lebih efektif.
  • Headphone ini mendukung audio lossless 24-bit/48 kHz melalui USB-C serta Spatial Audio dengan pelacakan gerakan kepala.
  • Fitur pintar baru meliputi Adaptive Audio, Conversation Awareness, Voice Isolation, dan Live Translation.
Jakarta: Apple memperkenalkan AirPods Max 2, generasi terbaru dari headphone over-ear premium miliknya. Perangkat ini membawa berbagai peningkatan pada kualitas suara, kemampuan active noise cancellation (ANC), serta sejumlah fitur pintar berbasis kecerdasan buatan.
 
Namun, AirPods Max 2 tetap mempertahankan desain ikonik serupa dengan generasi sebelumnya. Mengutip Digital Trends, AirPods Max 2 ditenagai chip H2, memungkinkan peningkatan pada teknologi audio komputasional serta fitur pintar baru untuk meningkatkan pengalaman mendengarkan musik, menonton film, maupun bermain game.
 
Salah satu peningkatan utama pada AirPods Max 2 adalah kemampuan Active Noise Cancellation, kini diklaim hingga 1,5 kali lebih efektif dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Teknologi ini memanfaatkan algoritma audio komputasional baru serta sistem mikrofon untuk meredam kebisingan eksternal secara lebih optimal.

Dengan peningkatan ini, berbagai suara dari lingkungan sekitar seperti mesin pesawat atau kereta dapat diredam lebih baik, sehingga pengguna dapat menikmati konten audio tanpa gangguan. Mode Transparency juga ditingkatkan agar suara lingkungan terdengar lebih alami saat pengguna ingin tetap menyadari kondisi di sekitar mereka.
 
AirPods Max 2 kini mendukung audio lossless 24-bit/48 kHz melalui koneksi USB-C, sehingga pengguna dapat menikmati kualitas audio lebih detail tanpa kompresi. Fitur ini juga menghadirkan latensi audio lebih rendah, bermanfaat untuk gaming, produksi musik, maupun editing audio.
 
Selain itu, headphone ini tetap mendukung Personalized Spatial Audio dengan pelacakan gerakan kepala, memberikan pengalaman audio imersif seperti berada di dalam ruang teater saat menonton film atau mendengarkan musik.
 
Chip H2 juga memungkinkan hadirnya sejumlah fitur pintar baru, salah satunya adalah Adaptive Audio. Fitur ini berkemampuan secara otomatis menyesuaikan tingkat ANC dan mode transparansi berdasarkan kondisi lingkungan pengguna.
 
Tidak hanya itu, AirPods Max 2 juga dilengkapi fitur Conversation Awareness, berkemampuan menurunkan volume musik ketika pengguna mulai berbicara dengan orang di sekitar. Selain itu, terdapat Voice Isolation untuk meningkatkan kejernihan suara saat panggilan telepon dengan meminimalkan kebisingan latar.
 
Fitur lain yang turut diperkenalkan adalah Live Translation, memungkinkan pengguna menerjemahkan percakapan secara real-time melalui teknologi Apple Intelligence. Perangkat ini juga mendukung fungsi camera remote, memungkinkan pengguna mengambil foto atau memulai perekaman video menggunakan tombol Digital Crown pada headphone.
 
Kendati membawa berbagai peningkatan teknologi, AirPods Max 2 tetap mempertahankan desain over-ear premium yang menjadi ciri khas generasi pertama. Headphone ini hadir dalam beberapa pilihan warna baru seperti midnight, starlight, orange, purple, dan blue.
 
Apple menyebut AirPods Max 2 akan mulai tersedia untuk dipesan di program pre-order pada tanggal 25 Maret 2026 dengan harga sekitar USD549 (Rp9,3 juta), dan dijadwalkan mulai tersedia di pasar pada awal bulan April 2026.
 
Dengan kombinasi peningkatan audio, fitur AI baru, serta dukungan lossless audio, AirPods Max 2 diposisikan sebagai salah satu headphone premium menargetkan pengguna yang menginginkan pengalaman audio berkualitas tinggi dalam ekosistem Apple.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA