Samsung mulai gunakan panel layar dari Tiongkok untuk smartphone mid-range guna menekan biaya produksi dan menjaga harga tetap kompetitif.
Samsung mulai gunakan panel layar dari Tiongkok untuk smartphone mid-range guna menekan biaya produksi dan menjaga harga tetap kompetitif.

Samsung Mulai Gunakan Panel Layar dari Tiongkok untuk HP Kelas Menengah

Lufthi Anggraeni • 18 Maret 2026 07:28
Ringkasnya gini..
  • Samsung mulai menggunakan panel layar dari produsen Tiongkok untuk smartphone kelas menengah.
  • Langkah ini bertujuan menekan biaya produksi di tengah kenaikan harga komponen.
  • Strategi multi-supplier diharapkan menjaga harga tetap kompetitif tanpa mengorbankan kualitas.
Jakarta: Samsung dilaporkan mulai mengadopsi panel layar dari produsen asal Tiongkok untuk digunakan pada lini smartphone kelas menengah karyanya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menekan biaya produksi di tengah meningkatnya harga komponen perangkat.
 
Dalam laporan terbaru, Samsung disebut mulai membeli panel layar dari pemasok Tiongkok, termasuk untuk perangkat Galaxy kelas menengah. Keputusan ini didorong oleh kebutuhan untuk mengendalikan biaya produksi yang terus meningkat, terutama di tengah tekanan harga komponen global.
 
Mengutip GSM Arena, menggunakan pemasok eksternal dengan harga lebih kompetitif dinilai sebagai solusi untuk menjaga harga jual perangkat tetap terjangkau tanpa mengorbankan margin keuntungan perusahaan.

Samsung sebenarnya telah lama bekerja sama dengan produsen komponen asal Tiongkok, khususnya untuk perangkat entry-level dan budget. Namun, langkah terbaru ini menunjukkan perluasan kerja sama ke segmen mid-range dengan volume penjualan besar.
 
Beberapa pemasok seperti BOE dan TCL CSOT disebut menjadi kandidat utama dalam penyediaan panel layar, mengingat kapasitas produksi dan harga kompetitif di pasar global. Langkah ini berpotensi mengubah strategi rantai pasok Samsung, yang sebelumnya lebih mengandalkan produksi internal, terutama untuk komponen layar.
 
Meski demikian, Samsung diperkirakan tetap mempertahankan standar kualitas tinggi dengan mengombinasikan panel dari berbagai pemasok. Pendekatan multi-supplier ini juga memberi fleksibilitas dalam menghadapi dinamika pasar, termasuk fluktuasi harga dan gangguan rantai pasok.
 
Selain itu, strategi ini dapat membantu Samsung menahan kenaikan harga smartphone di masa depan, sehingga tetap kompetitif di pasar global yang kian ketat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA