Melalui kerja sama dengan perusahaan rekondisi perangkat teknologi Back Market, Google menghadirkan paket USB berisi sistem operasi ChromeOS Flex. Inisiatif ini ditujukan bagi pengguna yang masih mengandalkan laptop lama, terutama setelah dukungan untuk Windows 10 mulai dihentikan.
Flashdisk ini memungkinkan pengguna menginstal sistem operasi baru secara cepat, sehingga perangkat lama bisa kembali digunakan untuk aktivitas ringan seperti browsing, mengetik, hingga pekerjaan berbasis cloud.
Google menjual paket USB ChromeOS Flex ini dengan harga sekitar USD 3 atau setara Rp48 ribuan hingga Rp50 ribuan. Pengguna cukup menancapkan flashdisk ke laptop, lalu melakukan booting untuk memulai proses instalasi.
Sistem ini dirancang sederhana agar dapat digunakan bahkan oleh pengguna non-teknis. Menariknya, sistem operasi ChromeOS Flex sendiri sebenarnya tersedia gratis. Biaya yang dibayarkan lebih kepada kemudahan berupa perangkat fisik dan panduan instalasi.
Peluncuran ini tidak lepas dari meningkatnya jumlah perangkat yang tidak lagi kompatibel dengan sistem operasi terbaru. Banyak laptop lama tidak memenuhi syarat untuk upgrade ke sistem modern, sehingga berisiko dari sisi keamanan.
Google melihat celah ini sebagai peluang untuk menghadirkan alternatif lebih ringan dan efisien. ChromeOS Flex diklaim mampu berjalan lebih hemat energi serta memperpanjang masa pakai perangkat. Selain itu, pendekatan ini juga dinilai lebih ramah lingkungan karena mengurangi kebutuhan produksi perangkat baru yang berkontribusi pada limbah elektronik.
Kendati menawarkan solusi menarik, tidak semua laptop dapat menjalankan ChromeOS Flex dengan optimal. Google telah menyediakan daftar perangkat yang telah tersertifikasi kompatibel, sehingga pengguna perlu memastikan dukungan perangkat sebelum melakukan instalasi.
Di sisi lain, produk USB ini dilaporkan cepat habis terjual di situs Back Market, menandakan tingginya minat pasar terhadap solusi murah untuk memperpanjang usia perangkat lama. Flashdisk ChromeOS Flex dari Google menjadi alternatif praktis dan ekonomis bagi pengguna yang ingin menghidupkan kembali laptop lama.
Dengan harga terjangkau dan proses instalasi sederhana, solusi ini menawarkan cara baru untuk tetap produktif tanpa harus mengganti perangkat. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan kompatibilitas perangkat agar mendapatkan pengalaman optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News