Qualcomm: Ada 2 Gelombang Peluncuran Ponsel 5G

Ellavie Ichlasa Amalia 24 Oktober 2018 07:24 WIB
qualcomm
Qualcomm: Ada 2 Gelombang Peluncuran Ponsel 5G
Qualcomm telah siapkan modem untuk 5G.
Jakarta: Qualcomm memperkirakan, smartphone 5G pertama akan diluncurkan pada tahun depan.

Dalam acara 4G/5G Summit yang diadakan di Hong Kong, President Qualcomm, Cristiano Amon mengatakan bahwa mereka menduga, "setidaknya ada dua gelombang peluncuran smartphone flagship" yang sudah dilengkapi dengan jaringan 5G tahun depan.

Gelombang peratma pada semester pertama sementara gelombang kedua pada semester kedua. 


Ini tidak aneh, seperti yang disebutkan oleh Engadget, mengingat berbagai perusahaan smartphone, seperti Xiaomi dan Huawei, telah mengaku bahwa mereka sedang mengembangkan smartphone 5G.

Namun, sampai saat ini, masih belum diketahui apakah smartphone 5G itu akan diluncurkan tahun depan. 

Motorola bermain aman dengan memasang modem Snapdragon X50 5G ke Moto Mod, aksesori yang bisa dipasang pada beberapa ponsel Motorola. Itu artinya, ponsel yang bisa menggunakan Moto Mod akan bisa memanfaatkan teknologi jaringan terbaru tersebut. 

Ada beberapa perusahaan besar yang Qualcomm tidak sebutkan, seperti Apple, Samsung, dan Huawei. Mengingat Qualcomm tengah berseteru dengan Apple, tidak aneh jika perusahaan pembuat iPhone itu tidak masuk daftar rekan Qualcomm.

Sementara Huawei dikabarkan akan merilis ponsel 5G yang dapat dilipat tahun depan. Samsung juga telah menyiapkan modem 5G yang akan diluncurkan tahun depan. 

Selain meluncurkan Snapdragon 675, Qualcomm juga meluncurkan modul antena mmWave QTMO52 yang berukuran lebih kecil dari sebelumnya. Ini akan memiliki peran penting dalam menyediakan jaringan 5G pada smartphone yang memiliki ukuran tidak terlalu besar.

Jika dibandingkan dengan modul antena yang dirilis pada Juli, versi terbaru ini memiliki bodi 25 persen lebih kecil. Diperkirakan, antena itu akan digunakan pada smartphone 5G tahun depan. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.