Qualcomm Snapdragon 675 untuk Ramaikan Pasar Ponsel Menengah

Cahyandaru Kuncorojati 23 Oktober 2018 13:25 WIB
hardwarequalcomm
Qualcomm Snapdragon 675 untuk Ramaikan Pasar Ponsel Menengah
Ilustrasi.
Jakarta: Qualcomm baru saja mengumumkan kehadiran prosesor terbaru Snapdragon 675.

Pada Snapdragon 675 digunakan enam core CPU Kryo 460 2.0Ghz serta GPU Adreno 612 yang sudah didukung teknologi Qualcomm AI Engine untuk menyajikan pengalaman gaming yang lebih baik.

Qualcomm mengklaim sudah menggandeng beberapa developer game engine untuk membuat game mereka berjalan lebih baik lagi.


Beberapa game engine yang sudah digandeng untuk mendukung prosesor ini adalah engine Unity, Unreal, Messihah, dan NeoX. Selain itu, prosesor ini juga disebut mengalami peningkatan dukungan untuk tool API seperti Vulkan, OpenGL 3.2, dan OpenCL. 

Prosesor Snapdragon 675 kemungkinan juga akan mendukung smartphone segmen menengah tahun depan yang sudah mendukung tiga kamera belakang.

Qualcomm menanamkan komponen Image Signal Processor Qualcomm Spectra 250L yang juga mampu mendukung foto dari kamera resolusi 25MP dan fitur video Slo-Mo hingga 480fps.

Selain itu, Qualcomm menyatakan bahwa dukungan tiga kamera, bisa untuk di kamera depan atau kamera belakang, serta langsung menunjang fitur Bokeh dan optical zoom hingga 5x. Qualcomm juga masih membenamkan fitur AI untuk kameranya.

Qualcomm AI Engine tidak hanya menyediakan kecerdasan buatan untuk peningkatan performa gaming, tapi juga kemampuan kamera di smartphone.

Dukungan nantinya juga akan tersedia untuk ponsel dengan RAM 8GB. AI Engine nantinya bisa meningkatkan performa hingga 50 persen, untuk segala aktivitas yang bisa didukung kecerdasan buatan.

Untuk fitur koneksi Qualcomm Snapdragon 675 hadir dengan modem Snapdragon X12 LTE yang di atas kertas mampu mendukung kecepatan unduh internet hingga 600Mbps dan unggahnya hingga 150Mbps. Sementara di fitur baterai, prosesor ini menyediakan Qualcomm Quick Charge 4+.

Sejauh ini belum diketahui smartphone yang kelas menengah yang akan menggunakan prosesor ini. Di pasar sendiri sudah ada smartphone kelas menengah Samsung yang hadir dengan tiga kamera bahkan empat kamera yakni Samsung Galaxy A7 (2018) dan A9 (2018).



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.