Mengutip Android Central, penerimaan menerima peringatan gempa ini dimungkinkan bahkan ketika perangkat tidak terhubung ke ponsel Android, sehingga meningkatkan kemampuan keselamatan pengguna saat jauh dari ponsel mereka.
Sebelumnya, fitur peringatan gempa yang dibawa sistem Android Earthquake Alerts hanya muncul di jam tangan Wear OS jika masih paired atau terhubung ke smartphone Android. Namun lewat pembaruan Google Play Services versi 26.07, Google kini menyampaikan bahwa perangkat Wear OS bisa menampilkan peringatan gempa secara independen dari ponsel.
Informasi ini muncul dalam catatan pembaruan atau changelog layanan Google Play Services yang baru saja dirilis. Sistem peringatan gempa milik Google memanfaatkan data sensor seperti accelerometer dan gyroscope di perangkat Android untuk mendeteksi aktivitas getaran yang berpotensi menjadi gempa bumi.
Dellokasi tertentu, jika cukup banyak perangkat mendeteksi getaran yang tidak biasa secara bersamaan, sistem akan menghitung estimasi potensi gempa dan kemudian mengirimkan peringatan ke perangkat yang berdekatan.
Dengan peningkatan terbaru, pesan peringatan gempa yang sama bisa diterima oleh jam tangan Wear OS tanpa ketergantungan pada koneksi dengan ponsel. Hal ini memungkinkan perangkat wearable seperti Google Pixel Watch atau jam pintar lain yang menjalankan Wear OS untuk menjadi alat keselamatan mandiri saat pengguna sedang beraktivitas di luar rumah tanpa membawa ponsel.
Pembaruan ini membangun dari perluasan awal sistem peringatan gempa yang mulai hadir di Wear OS sejak pertengahan tahun 2025, dengan jam tangan seperti Galaxy Watch juga mendapatkan kemampuan memberikan getaran atau notifikasi langsung di pergelangan tangan beberapa detik sebelum gempa terjadi.
Google belum merilis detail resmi mengenai ketersediaan fitur ini di semua model Wear OS atau wilayah tertentu, tetapi perubahan pada layanan Google Play Services menunjukkan arah pengembangan yang jelas untuk meningkatkan keselamatan penggunanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News