Eksekutif PlayStation Andrew House mengatakan bahwa dengan melebur kedua perusahaan tersebut, maka SIE akan menjadi entitas yang lebih kuat yang memiliki tujuan yang jelas untuk mempercepat pertumbuhan bisnis PlayStation.
"Bersama dengan rekan bisnis kami, SIE akan mengembangkan layanan dan produk baru yang akan terus menjadi inspirasi bagi imajinasi konsumen dan menjadi pemimpin di pasar," kata House, seperti yang dikutip dari GameSpot.
Tujuan dari SIE adalah untuk mempertahankan dan memperbanyak tingkat interaksi pengguna PlayStation dan juga meningkatkan ARPPU (Average Revenue Per Paying User).
"SIE akan terus mengembangkan bisnis PlayStation dengan menawarkan layanan terintegrasi yang dibangun didasarkan pada game-game terbaik dunia dan menyediakan layanan ke konsumen di seluruh dunia," kata Sony.
Meskipun sudah berganti nama, tapi logo SCE tetap digunakan, seperti yang dapat Anda lihat pada kicauan dari President PlayStation Worldwide Studios Shuhei Yoshida di bawah ini.
( ´ ? ` )? pic.twitter.com/ZP5l14qYDS
— Shuhei Yoshida (@yosp) March 31, 2016
Perubahan ini bukanlah satu-satunya perubahan besar dalam struktur perusahaan Sony. Minggu lalu, Sony baru saja mengumumkan bahwa mereka akan membuat studio baru yang fokus untuk membuat game mobile.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News