Running Train. Foto: Steam
Running Train. Foto: Steam

Keren! Running Train Viral di Jepang, Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia

Mohamad Mamduh • 28 Mei 2026 14:48
Ringkasnya gini..
  • Running Train viral di Jepang setelah gameplay dan visual realistisnya ramai dibagikan komunitas railfans di media sosial.
  • Game buatan Indonesia ini menghadirkan suasana pedesaan Jepang dengan fitur simulasi masinis yang detail dan realistis.
  • Ada berbagai mode permainan seperti Auto Driving, Free Mode, Hard Mode, hingga dukungan MasCon Controller untuk pengalaman bermain yang lebih imersif.
Jakarta: Industri game Indonesia kembali mencuri perhatian internasional. Kali ini datang dari game simulasi kereta api berjudul Running Train yang viral di kalangan railfans dan gamer Jepang setelah resmi meluncur dalam versi Early Access di Steam pada 25 Mei 2026.
 
Game tersebut dikembangkan oleh studio independen asal Mojokerto, Jawa Timur, bernama Novatetsu Games. Banyak pemain Jepang awalnya mengira Running Train merupakan proyek buatan developer lokal Jepang karena kualitas visual dan atmosfer yang dinilai sangat autentik.
 
Perbincangan mengenai game ini ramai di media sosial X setelah sejumlah akun komunitas simulasi kereta Jepang membagikan gameplay dan tangkapan layar dari Running Train. Beberapa akun bahkan menyebut game tersebut sebagai salah satu simulasi kereta indie dengan visual terbaik yang pernah mereka lihat.

Running Train dibangun menggunakan Unreal Engine 5 dan dirancang untuk menghadirkan pengalaman menjadi masinis kereta Jepang secara realistis. Game ini menghadirkan gameplay 3D real-time, bukan video prerender, sehingga seluruh perjalanan berlangsung secara langsung saat dimainkan.
 
Jalur yang tersedia terinspirasi area pedesaan Jepang, khususnya kawasan Hiroshima, lengkap dengan suasana perkampungan, jalur pesisir pantai, rel sempit khas Jepang, hingga area pegunungan. Pemain akan mengoperasikan kereta sambil menikmati panorama khas Negeri Sakura, mulai dari desa kecil, jalan raya yang berdampingan dengan rel, kabel listrik yang detail, hingga bunga sakura yang bermekaran di sekitar lintasan.
 
Tidak hanya siang hari, game juga menghadirkan suasana malam dan berbagai kondisi cuaca untuk memperkuat nuansa perjalanan. Bahkan suasana musim dingin bersalju turut dihadirkan demi memberikan pengalaman yang lebih imersif bagi pemain.
 
Salah satu detail yang paling dipuji pemain Jepang adalah atmosfer lingkungan yang terasa hidup dan sangat dekat dengan pengalaman naik kereta lokal di Jepang. Efek pencahayaan, desain stasiun kecil, tata letak rel, hingga suasana jalur rural disebut dibuat dengan sangat teliti.
 
Selain visual, gameplay Running Train juga dibuat cukup fleksibel. Pemain kasual bisa menikmati perjalanan santai melalui fitur Auto Driving dan Free Mode untuk sekadar melihat pemandangan Jepang virtual tanpa harus fokus penuh mengendalikan kereta.
 
Sementara bagi pemain hardcore tersedia Hard Mode, opsi tanpa UI, hingga fitur menghilangkan speedometer agar pengalaman berkendara terasa lebih realistis. Game ini juga sudah mendukung perangkat kontrol khusus seperti MasCon Controller yang biasa digunakan penggemar simulasi kereta.
 
Dalam permainan, pemain bertugas sebagai masinis yang harus membawa penumpang ke tujuan dengan aman dan tepat waktu. Terdapat beberapa jenis kereta dengan karakteristik berbeda serta puluhan jadwal perjalanan yang bisa dimainkan pada waktu pagi, siang, maupun malam hari.
 
Tak sedikit netizen Jepang yang terkejut setelah mengetahui bahwa Running Train bukan dibuat oleh studio besar Jepang, melainkan developer independen dari Indonesia. Sejumlah pemain bahkan memberikan apresiasi terhadap dedikasi pengembang yang dinilai berhasil menghadirkan nuansa Jepang secara detail meski berasal dari luar negeri.
 
Menurut berbagai komunitas simulasi kereta, sosok di balik proyek ini adalah developer bernama Rizky Nova yang telah lama berkecimpung di dunia pemodelan 3D dan add-ons simulasi kereta. Pengembangan Running Train disebut sudah dilakukan selama bertahun-tahun sebelum akhirnya dirilis ke publik dalam tahap Early Access.
 
Saat ini Running Train masih terus dikembangkan menuju versi penuh. Novatetsu Games berencana menambah panjang jalur, sistem penumpang, fitur kondektur, serta berbagai rute baru pada pembaruan mendatang. Versi final game tersebut diperkirakan meluncur sekitar 2027.
 
Dengan respons positif dari komunitas Jepang dan ulasan “Very Positive” di Steam, Running Train kini menjadi salah satu game simulasi kereta yang ramai dibicarakan komunitas gamer dan railfans internasional berkat kualitas visual serta detail atmosfer yang ditawarkan.
 

 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA