Item baru bernama “Hand of the Almighty” dalam update versi 4.4 bertajuk Hero’s Crown. Foto: Ligagame Esports
Item baru bernama “Hand of the Almighty” dalam update versi 4.4 bertajuk Hero’s Crown. Foto: Ligagame Esports

PUBG Mobile Minta Maaf Usai Item Game Dinilai Sensitif oleh Pemain Muslim

Mohamad Mamduh • 13 Mei 2026 16:27
Ringkasnya gini..
  • PUBG Mobile menuai kontroversi setelah menghadirkan item baru dalam update versi 4.4 Hero’s Crown.
  • Sejumlah pemain Muslim menilai nama item tersebut sensitif karena dianggap berkaitan dengan Asmaulhusna dalam ajaran Islam.
  • PUBG Mobile akhirnya meminta maaf secara resmi dan langsung menghapus item tersebut dari dalam game.
Jakarta: PUBG Mobile menuai kontroversi setelah menghadirkan item baru bernama “Hand of the Almighty” dalam update versi 4.4 bertajuk Hero’s Crown. Item tersebut ramai dikritik komunitas gamer Muslim karena dianggap menggunakan istilah yang berkaitan dengan Asmaulhusna atau nama-nama Allah dalam ajaran Islam.
 
Kontroversi bermula dari fitur Card Collection System yang memungkinkan pemain mengumpulkan dan menukar kartu di dalam game. Salah satu kartu yang hadir adalah “Hand of the Almighty”, yang kemudian memicu perdebatan di komunitas global PUBG Mobile.
 
Di server Timur Tengah yang menggunakan bahasa Arab, istilah tersebut disebut diterjemahkan menjadi “Yad Al-Jabbar” atau “Al-Jabbar”, salah satu nama Allah dalam Asmaulhusna. Hal itu memicu kritik dari sejumlah pemain Muslim yang menilai penggunaan istilah religius dalam item game perang sensitif terhadap nilai keagamaan.

Protes kemudian ramai disampaikan melalui media sosial resmi PUBG Mobile hingga forum komunitas. Sejumlah pemain dari negara mayoritas Muslim seperti Arab Saudi, Pakistan, Indonesia, hingga Filipina ikut menyuarakan keberatan mereka.
 
Menanggapi polemik tersebut, PUBG Mobile akhirnya menyampaikan permintaan maaf resmi melalui akun media sosial mereka pada 12 Mei 2026. Dalam pernyataannya, PUBG Mobile mengaku menyesal atas keresahan yang muncul akibat nama item tersebut.
 
“PUBG MOBILE ingin menanggapi kekhawatiran terkait nama sebuah item yang baru ditambahkan ke dalam game. Kami sangat meminta maaf kepada para pemain dan menghargai masukan yang diberikan komunitas,” tulis PUBG Mobile dalam pernyataan resminya.
 
PUBG Mobile juga menegaskan mereka menghormati nilai, tradisi, dan praktik kepercayaan para pemain dari berbagai latar belakang. Pengembang memastikan item tersebut telah langsung dihapus dari dalam game setelah kontroversi mencuat.
 
“Kami menghormati semua agama dan berupaya menciptakan lingkungan yang aman serta inklusif bagi semua pemain. Kami akan terus meninjau konten dan memperkuat proses evaluasi agar lebih sensitif terhadap berbagai agama, budaya, dan praktik yang ada,” lanjut pernyataan tersebut.
 
Selain menghapus item “Hand of the Almighty”, PUBG Mobile juga berjanji akan meningkatkan proses peninjauan konten untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
 
Meski begitu, sebagian pemain lain menilai istilah “Almighty” dalam bahasa Inggris memiliki arti umum sebagai “Maha Kuasa” dan tidak secara eksklusif merujuk pada agama tertentu. Namun PUBG Mobile tetap memilih mengambil langkah cepat dengan menghapus item tersebut demi meredam polemik yang berkembang di komunitas.
 
Ini bukan pertama kalinya PUBG Mobile menghadapi kontroversi terkait sensitivitas budaya dan agama. Pada 2020, game tersebut juga sempat menuai kritik dari pemain Timur Tengah terkait mode Mysterious Jungle yang dianggap mengandung unsur sensitif terhadap kepercayaan tertentu.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA