Niji Games
Niji Games

4 Studio Game Indonesia Ikut Indie Games Accelerator Global

Mohamad Mamduh • 22 Maret 2024 12:33
Jakarta: Indie Games Accelerator (IGA) 2024 telah menyeleksi 25 developer game indie Asia-Pasifik, termasuk empat dari Indonesia: Algorocks, Dreams Studio, Lentera Nusantara dan Own Games. Genre game dalam program global ini begitu bervariasi, dari teka-teki, RPG, hingga edukasi.
 
Game seluler diperkirakan akan bangkit kembali secara global pada tahun 2024, didorong oleh dua hal: antusiasme terhadap game di Asia-Pasifik dan meningkatnya penggunaan alat AI oleh studio game.
 
Di Asia-Pasifik, mobile gaming semakin populer berkat ponsel pintar yang terjangkau, konektivitas internet secepat kilat, dan beragam permainan dari perusahaan game yang berkantor pusat di Asia.

Dengan AI, pengembang dapat menghasilkan gameplay adaptif, karakter realistis, dan dialog untuk mempercepat pengembangan game — artinya tim yang lebih kecil dapat mewujudkan ide game yang luar biasa lebih cepat dari sebelumnya.
 
Sepanjang sepuluh minggu, program Google Play ini akan menghubungkan 60 studio game indie dari seluruh dunia dengan berbagai produk terbaik Google — termasuk sejumlah alat AI dan Cloud — dan jaringan mentor global yang memiliki pengetahuan mendalam tentang cara sukses di industri game.
 
Diluncurkan pada tahun 2018, IGA telah ikut membangun talenta hebat dari Asia-Pasifik. Misalnya, Gambir Studio dari Sleman, Yogyakarta, berhasil meningkatkan pendapatan mereka sebesar 20 persen setelah mendapatkan panduan dari para mentor IGA 2022.
 
Niji Games, kreator game teka-teki 3D yang memukau berjudul Umbra, juga adalah alumni program dari kawasan ini.
 
Melalui IGA, Niji Games berhasil mendapatkan kesepakatan publishing dengan game publisher yang juga menjadi mentor di program — memungkinkan Umbra melakukan ekspansi global dan di-download lebih dari tiga juta kali secara internasional.
 
Setelah menyelesaikan IGA, Umbra juga menjadi nominasi kategori “Game Terbaik” dalam International Mobile Gaming Awards (Asia Tenggara).
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA