Kemenangan ini membawa Alter Ego naik ke papan atas klasemen sementara, menunjukkan performa yang semakin solid dari waktu ke waktu. Sebaliknya, RRQ masih belum mampu meraih kemenangan satu match pun hingga pekan ini, meski pada laga kali ini mereka sempat mencuri satu game.
Berbeda dari pertandingan sebelumnya yang kerap berakhir 2-0, RRQ setidaknya mampu memberikan perlawanan dengan memaksa game ketiga. Namun hasil tersebut tetap membuat mereka harus puas berada di papan bawah klasemen, tepatnya di peringkat kesembilan.
Game 1
Alter Ego langsung tampil agresif sejak awal game dan berhasil mengamankan first blood pada menit 1:40. War pertama terjadi di perebutan Turtle, di mana RRQ memang berhasil mengeliminasi satu pemain Alter Ego, namun gagal mengamankan objektif.
Momentum sepenuhnya berada di tangan Alter Ego setelah mereka memenangkan war sebelum Turtle kedua dan mengamankannya tanpa kontes. Dominasi berlanjut di menit 5:50, ketika Alter Ego kembali memenangkan team fight dan memperlebar keunggulan gold.
Keunggulan tersebut dimanfaatkan dengan baik saat perebutan Turtle ketiga. Alter Ego kembali unggul dalam war, mengamankan objektif sekaligus mengeliminasi dua pemain RRQ, membuat selisih gold semakin jauh.
RRQ sempat mendapatkan momentum setelah memenangkan war di menit 8:40, namun belum cukup untuk membalikkan keadaan. Alter Ego kembali menunjukkan permainan solid saat perebutan Lord pertama, bahkan Arfy berhasil mencatatkan Maniac dalam team fight tersebut, sekaligus mengamankan Lord.
Meski RRQ mampu menahan serangan Lord pertama dan bahkan sempat mencuri Lord berikutnya, Alter Ego tetap tampil lebih konsisten. Pada perebutan Lord ketiga, Alter Ego kembali memenangkan war, bahkan Arfy mencetak Savage.
Alter Ego pun menutup game pertama dengan kemenangan 26-11 dalam waktu 17:21. Yazukee menjadi Player of the Game dengan performa impresif menggunakan Leomord, mencatatkan 8 kill dan 14 assist.
Game 2
RRQ tampil lebih agresif di game kedua dan langsung mengamankan first blood serta Turtle pertama. Keunggulan tersebut membuat mereka semakin percaya diri dalam menjalankan strategi pick-off.
Dengan kontrol permainan yang baik, RRQ berhasil mengamankan Turtle kedua dan ketiga, sekaligus memperlebar keunggulan dari sisi gold. Alter Ego sempat mencoba melakukan inisiasi pada menit 7:15, namun upaya tersebut berhasil dipatahkan oleh RRQ.
Dominasi RRQ semakin terlihat ketika mereka unggul dari segi objektif maupun turret. Mereka bahkan mampu mengamankan Lord pertama tanpa perlawanan berarti dari Alter Ego.
War sempat terjadi sebelum Lord memasuki base Alter Ego, di mana RRQ berhasil mengeliminasi empat pemain lawan. Meski Alter Ego mampu menahan serangan tersebut, RRQ kembali mengamankan Lord kedua tanpa hambatan.
Tekanan yang konsisten akhirnya membuahkan hasil bagi RRQ. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menutup game kedua dengan skor 16-3 dalam waktu 13:50. Idok tampil sebagai Player of the Game berkat perannya sebagai roamer dengan 12 assist menggunakan Chip..
Game 3
Game penentuan berlangsung sengit sejak early game, dengan kedua tim saling menukar kill di menit 1:45. War pertama di perebutan Turtle berhasil dimenangkan RRQ yang juga mengamankan objektif serta dua eliminasi.
Alter Ego tidak tinggal diam dan berhasil membalas di perebutan Turtle kedua. Mereka memenangkan war dan mengamankan objektif, membuat jalannya pertandingan kembali seimbang.
Menjelang Turtle ketiga, Alter Ego sempat mengeliminasi dua pemain RRQ. Namun, RRQ tetap berhasil mengamankan objektif tersebut. Pertandingan terus berjalan ketat hingga memasuki mid game.
Pada menit ke-9, Alter Ego kembali memenangkan war penting dengan mengamankan dua pemain RRQ, yang membuat mereka unggul dari sisi gold. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengamankan Lord pertama, meski masih berhasil ditahan oleh RRQ.
Alter Ego kembali mendapatkan keuntungan besar sebelum Lord kedua setelah mengeliminasi tiga pemain RRQ, termasuk jungler mereka. Hal ini membuat Alter Ego bisa mengamankan Lord tanpa kontes, meski sekali lagi berhasil ditahan.
Puncaknya terjadi pada menit 16:40, ketika Alter Ego memenangkan war krusial berkat aksi Arfy yang menggunakan Winter Truncheon dengan sangat efektif. Mereka berhasil melakukan wipe out dan langsung menekan hingga menghancurkan base utama RRQ.
Alter Ego pun memastikan kemenangan 2-1 dengan skor 18-13 dalam waktu 17:21. Arfy dinobatkan sebagai Player of the Match berkat performa gemilangnya menggunakan Harith dengan catatan 2 kill dan 12 assist.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Alter Ego sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di MPL ID S17. Sementara itu, RRQ harus segera berbenah jika ingin keluar dari tren negatif dan bangkit di pekan-pekan selanjutnya.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News