Kini, kabar baiknya Blizzard justru kembali merilis game Diablo lawas, dikutip dari The Next Web. Blizzard menggandeng layanan GOG kembali menyediakan game seri pertama Diablo. Game ini pertama kali dirilis tahun 1996.
Disebutkan oleh Blizzard, game Diablo ini dihadirkan dalam versi grafis aslinya tapi kompatibel dengan Windows 10. Game ini dirilis masih dengan Battle.net untuk bisa bermain di mode multiplayer secara online atau LAN.
Dalam situs GOG, disebutkan game ini juga masih bisa berjalan di kualitas grafis 20 FPS SVGA sehingga terasa nostalgia atau di versi high resolution.
Langkah ini mengejutkan karena Blizzard tiba-tiba memutuskan merilis game lawas mereka. Harusnya Blizzard mengumumkan langkah ini saat ajang BlizzCon, bersamaan dengan dirilis Diablo Immortal.
Blizzard juga berencana membawa game lawas lain, Warcraft dan Warcraft II ke GOG. Namun, belum diketahui kapan dirilisnya. Di GOG, game Diablo tersebut dirilis dengan harga USD10 atau senilai Rp142 ribu.
Pada BlizzCon bulan November lalu pihak Blizzard menerima protes dengan pengumuman game Diablo Immortal. Game tersebut belakangan diketahui tidak digarap Blizzard sendiri, melainkan menggandeng NetEase Games, asal Tiongkok.
Sebagian besar penggemar mengklaim Diablo: Immortal tidak berbeda dengan game buatan NetEase. Game tersebut berjudul Crusader of Light, elemen permainannya tidak berbeda tapi menggunakan kosmetik atau skin dari game Diablo.
Pihak Blizzard sempat memberikan jawaban. Executive Producer Blizzard dan Co-founder Blizzard serta Allen Adham dan Production Director Blizzard Dan Elggren menegaskan bahwa Diablo: Immortal hanya satu proyek.
Mereka mengklaim ada beberapa seri franchise Diablo yang disiapkan. Hal ini tidak menutup kemungkinan kehadiran Diablo seri terbaru untuk PC. Namun, game versi mobile tersebut adalah strategi untuk mengikuti perkembangan industri game yang juga ramai di platform mobile.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News