Cara Mengendalikan Naga di Doom The Dark Ages.
Cara Mengendalikan Naga di Doom The Dark Ages.

Cara Mengendarai Naga di Doom: The Dark Ages

Mohamad Mamduh • 27 Juni 2025 13:17
Jakarta: Franchise FPS legendaris Doom kembali dengan sensasi baru lewat Doom: The Dark Ages, prekuel brutal dari Doom Eternal yang kali ini menawarkan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya: pemain bisa menunggangi seekor naga perang.
 
Fitur ini bukan sekadar gimmick sinematik seperti dalam Ancient Gods Part II dari Doom Eternal di mana Slayer hanya menunggangi naga sebentar di cutscene. Di Doom: The Dark Ages, pemain benar-benar diberi kendali penuh untuk mengendarai naga di beberapa bagian cerita utama, menciptakan perpaduan unik antara elemen high fantasy dan kekacauan khas Doom yang ikonik.

Kapan Pemain Bisa Menggunakan Naga?

Fitur tunggangan naga pertama kali dibuka di Chapter 5. Bagian pembuka chapter ini berfungsi sebagai tutorial penuh untuk memperkenalkan mekanik baru tersebut. Setelah itu, pemain akan kembali bertemu dengan segmen menunggang naga di Chapter 13 dan 14, menjadikannya total tiga chapter dengan aksi penuh naga yang bisa dimainkan.
 
Meski hanya muncul beberapa kali, bagian ini terasa pas dalam ritme permainan, dan tidak membuat pemain jenuh seperti beberapa segmen Atlan di Doom Eternal yang dinilai terlalu repetitif.

Cara Mengendalikan Naga di Doom: The Dark Ages

Kontrol naga dalam permainan ini terbilang intuitif, meski tetap menantang untuk dikuasai, terutama saat menghadapi gelombang serangan dari pasukan neraka. Bagi yang melewatkan tutorialnya, berikut adalah rangkuman skema kontrol lengkapnya:

Naik (Ascend)
Tombol Playstation: R1
Tombol Xbox: RB
 
Turun (Descend)
Tombol Playstation: L1
Tombol Xbox: LB
 
Tembakan Autocannon
Tombol Playstation: R2
Tombol Xbox: RT
 
Mode Serbu (Assault Mode)
Tombol Playstation: Tahan L2
Tombol Xbox: Tahan LT
 
Menghindar (Dodge)
Tombol Playstation: Lingkaran + Arah
Tombol Xbox: B + Arah
 
Boost Kecepatan
Tombol Playstation: L3
Tombol Xbox: LS
 
Mendarat / Finisher Brutal
Tombol Playstation: R3
Tombol Xbox: RS
 
Dalam Assault Mode, pemain bisa melakukan manuver penghindaran dengan kombinasi arah dan tombol dodge. Sementara Autocannon menjadi senjata utama naga, dan bisa ditingkatkan jika pemain berhasil menghindari serangan spesial dari musuh bernama Hell Surge.

Tips Menghindari Serangan Hell Surge

Salah satu tantangan utama saat terbang adalah menghadapi Hell Surge Blasts, serangan energi dari musuh yang bisa menjatuhkan naga dengan cepat jika tidak dihindari dengan benar. Kunci untuk bertahan adalah membaca pola serangan:
  • Jika bentuk ledakan horizontal, segera hindari naik atau turun.
  • Jika serangan vertikal, hindari ke kiri atau kanan.
Di chapter-chapter akhir, pemain akan dihadapkan pada pola ledakan tiga arah yang hanya menyediakan satu jalur aman. Fokus dan refleks cepat jadi kunci untuk lolos tanpa cedera. Setelah sukses menghindar, Autocannon akan mendapat buff yang memungkinkan senjata ini menembus perisai musuh dan menghasilkan kerusakan masif.

Pemanfaatan Strategis Saat Terbang

Meskipun bagian menunggang naga tak mendominasi keseluruhan cerita, momen ini menghadirkan kombinasi sempurna antara aksi sinematik dan mekanik gameplay. Pemain dapat:
  • Menyerang musuh udara dan menara menggunakan Autocannon dari kejauhan.
  • Mengumpulkan cincin energi biru untuk memulihkan HP naga selama pertempuran.
  • Melakukan Finisher Brutal pada unit musuh tertentu, menambah kesan sinematik dan sadis khas Doom.
  • Mendarat di lokasi tertentu untuk melanjutkan pertempuran darat.

Naga Sebagai Simbol Evolusi Doom

Dengan hadirnya naga sebagai tunggangan Slayer, Doom: The Dark Ages menegaskan bahwa seri ini tak takut bereksperimen di luar zona nyaman shooter modern. Meskipun tidak jadi fitur utama sepanjang permainan, setiap kemunculan naga memberikan momen klimaks yang memuaskan dan memperkaya variasi gameplay.
 
Bagi penggemar lama maupun pendatang baru, mengendarai naga di tengah pertempuran neraka adalah pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. Siapkan reflek, pelajari pola serangan, dan jadilah Slayer bukan hanya di darat, tapi juga di langit.
 
(Valesca Saputra)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA