PlayStation.
PlayStation.

PS6 Belum Punya Jadwal Rilis, Sony Masih Bingung Soal Harga

Cahyandaru Kuncorojati • 12 Mei 2026 14:00
Ringkasnya gini..
  • Sony belum menentukan jadwal rilis dan harga PS6 hingga saat ini.
  • Krisis komponen dan harga RAM yang tinggi disebut memengaruhi rencana PlayStation generasi baru.
  • Analis memperkirakan PS6 kemungkinan baru meluncur sekitar 2028.
Jakarta: Sony mengungkap bahwa jadwal peluncuran dan harga PlayStation 6 atau PS6 hingga kini masih belum diputuskan. Informasi tersebut disampaikan perusahaan dalam laporan keuangan terbaru, di tengah kondisi industri teknologi yang masih dibayangi krisis pasokan komponen global.
 
Meskipun PS6 belum diumumkan secara resmi, Sony memastikan perusahaan sudah mulai meningkatkan investasi untuk platform generasi berikutnya. 
 
Namun di saat bersamaan, perusahaan juga masih memantau situasi pasar dan kenaikan harga komponen penting seperti RAM yang dinilai dapat memengaruhi strategi peluncuran konsol baru mereka.

Dikutip dari laporan situs Gamepsot, Presiden sekaligus CEO Sony, Hiroki Totoki, mengatakan perusahaan belum bisa memastikan kapan PS6 akan dirilis maupun berapa harga jualnya nanti.
 
“Kami belum memutuskan kapan waktu peluncuran konsol baru atau pada harga berapa perangkat tersebut akan dijual,” ujar Totoki dalam sesi tanya jawab laporan finansial perusahaan.
 
Ia menambahkan bahwa harga memori diperkirakan masih tinggi hingga tahun fiskal 2027 karena pasokan global yang belum stabil.
 
“Kami benar-benar ingin mengamati dan mengikuti situasi. Melihat kondisi saat ini, harga memori juga diperkirakan akan sangat tinggi pada tahun fiskal 2027 karena masih akan terjadi kekurangan pasokan. Dengan asumsi tersebut, kami harus memikirkan dengan hati-hati apa yang akan kami lakukan,” lanjutnya.
 

Krisis Komponen Masih Jadi Masalah Industri Game

kagSony menyoroti bahwa kenaikan harga komponen teknologi kini menjadi tantangan besar untuk perangkat gaming generasi berikutnya. Salah satu komponen yang disebut terdampak cukup besar adalah RAM, yang saat ini juga banyak dibutuhkan industri AI dan data center.
 
Kondisi tersebut membuat biaya produksi perangkat elektronik, termasuk konsol game, menjadi lebih mahal dibanding beberapa tahun sebelumnya.
 
Sony juga mengungkap perusahaan sedang mempertimbangkan berbagai strategi untuk menekan biaya, termasuk kemungkinan perubahan model bisnis di masa depan.
 
Belum adanya kepastian jadwal rilis membuat sejumlah analis industri mulai memperkirakan PS6 mungkin baru hadir sekitar 2028.
 
Jika prediksi tersebut benar, maka generasi PlayStation saat ini berpotensi menjadi salah satu siklus konsol terpanjang dalam sejarah Sony.
 
Sebagai perbandingan, PS5 sendiri pertama kali dirilis pada 2020 dan saat ini masih menjadi konsol utama Sony di pasar gaming global.
 
Dalam laporan yang sama, Sony juga mengungkap penjualan hardware PS5 mengalami penurunan cukup besar setelah perusahaan menaikkan harga konsol tersebut di beberapa wilayah awal tahun ini.
 
Penjualan PS5 tercatat turun 46 persen secara tahunan, dengan total sekitar 1,5 juta unit terjual dalam periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026.
 
Meski begitu, total penjualan PS5 secara global kini telah mencapai 93,7 juta unit. Angka tersebut masih sedikit berada di bawah performa PS4 pada periode siklus hidup yang sama.
 
Sony juga mencatat mayoritas penjualan game PlayStation kini berasal dari distribusi digital dibanding versi fisik.
 
Di sisi lain, meski sempat mencatat kerugian sekitar USD565 juta terkait Bungie, pendapatan operasional divisi gaming Sony justru naik sekitar 12 persen. Hal ini memperlihatkan bisnis gaming Sony masih tetap tumbuh, terutama dari layanan digital dan ekosistem PlayStation secara keseluruhan.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA