Perusahaan keamana Pradeo melaporkan 3 game Sonic yang dirilis Sega (Sonic Dash, Sonic the Hedgehog Classic, Sonic Dash 2: Sonic Boom) telah mencuri informasi ponsel penggunanya dan mengirim data tersebut ke server tidak dikenal.
Bahkan aplikasi tersebut disebutkan bisa disusupi agar aplikasi bisa mengakses dan mengontrol data di ponsel sehingga semakin banyak data yang dicuri. Pradeo menyebutkan ada 3 jenis data yang kini diketahui bisa dicuri.
Pertama adalah informasi geolokasi ponsel, data kedua yakni informasi jaringan seperti operator yang digunakan, jenis jaringannya, dan lain-lain. Data ketiga yang dicuri adalah informasi perangkat muali dari merek, jenis ponse, kapasitas baterai, dan sistem operasi yang tertanam.
Dikutip dari ZDNet, pihak Sega menyatakan sedang dalam proses investigasi. Pihak Sega menyatakan bahwa mereka akan menyelidiki dan menindak tegas third-party yang memanfaatkan game Sonic tersebut.
Pihak Prodeo sendiri menyebutkan ada 19 jenis celah keamanan yang ditemukan dari aplikasi game Sonic. Namun, yang paling mengerikan adalah serangan man-in-the-middle yang bisa menyadap komunikasi yang berjalan lewat sebuah aplikasi yang diserang.
Google Play Store tampaknya harus lebih introspeksi sebab beberapa waktu belakangan ini banyak sekali kasus aplikasi yang terindikasi malware di dalam layanannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News