Pada masanya, AyoDance dikenal sebagai salah satu game yang identik dengan budaya warnet, dengan gameplay berbasis ritme dan komunitas pemain yang aktif.
Game Ritme yang Pernah Populer di Warnet
AyoDance, game rilisan Megaxus, merupakan game ritme berbasis musik yang sempat populer di Indonesia pada era 2000-an. Pemain diminta menekan kombinasi tombol mengikuti irama lagu untuk menampilkan gerakan tari karakter di layar.
Mekanik permainan dalam AyoDance menuntut keterampilan tinggi. Pemain harus menekan kombinasi tombol dengan cepat mengikuti tempo lagu, bahkan pada tingkat BPM yang tinggi. Ketepatan waktu menjadi kunci, karena selisih kecil dapat memengaruhi perolehan skor.
Selain gameplay, AyoDance juga dikenal sebagai ruang sosial virtual. Fitur seperti avatar dan interaksi antar pemain menjadikan game ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga komunitas.
Tergeser Tren Game Kompetitif
Seiring waktu, popularitas AyoDance mulai bergeser. Tren game saat ini lebih didominasi genre kompetitif seperti FPS dan MOBA yang menawarkan aksi cepat dan sistem pertandingan yang lebih intens.
Meski popularitasnya menurun, AyoDance tetap memiliki komunitas yang aktif hingga kini. Berbagai event dan turnamen komunitas masih digelar, menunjukkan bahwa game ini belum sepenuhnya ditinggalkan.
Kehadiran AyoDance dalam SEA Esports Nation Cup 2026 sebelumnya juga menjadi sinyal bahwa game dengan genre berbeda masih memiliki ruang di ekosistem esports. Namun, pembatalan nomor tersebut membuat peluang game ritme tampil di ajang regional kembali tertunda.
Fenomena ini mencerminkan perubahan tren industri game, di mana genre tertentu lebih mendominasi ekosistem esports. Di sisi lain, game seperti AyoDance menunjukkan bahwa keberagaman genre tetap memiliki ruang dan komunitasnya sendiri di tengah perubahan tren industri.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News