Mengusung konsep yang tidak biasa, Demon Lord: Just A Block menghadirkan mekanik permainan di mana dunia hanya bergerak ketika pemain bergerak. Sistem ini memadukan strategi berbasis giliran dengan aksi real-time, menciptakan pengalaman bermain yang menuntut perhitungan sekaligus refleks cepat.
Dalam game ini, pemain akan mengendalikan kepala dari Demon Lord yang telah dikalahkan. Misi utama pemain adalah merebut kembali takhta yang dicuri oleh Black Dragon Queen Heyla, sekaligus mengungkap siapa dalang di balik kejatuhannya.
Dari sisi gameplay, pemain dapat memilih pendekatan strategi yang beragam, mulai dari bermain hati-hati hingga agresif. Game ini menghadirkan lebih dari 14 jenis senjata, 10 archetype, serta lebih dari 200 kemampuan yang bisa dikombinasikan untuk menciptakan build karakter sesuai gaya bermain.
Selain itu, pemain akan menghadapi berbagai musuh unik, seperti slime, tanaman pemakan manusia, hingga laba-laba raksasa dalam sistem pertarungan berbasis grid. Setiap level juga dirancang secara prosedural, sehingga memberikan pengalaman berbeda di setiap permainan.
Menariknya, demo game ini sudah tersedia di Steam dan mendapat respons positif dengan rating 98 persen serta telah diunduh lebih dari 10 ribu kali. Hal ini menunjukkan antusiasme awal yang cukup tinggi dari komunitas pemain.
Demon Lord: Just A Block akan dijual seharga USD 12,99 dan mendukung berbagai bahasa, termasuk Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Rusia, Jepang, hingga Korea.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News