Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Pragmata langsung mendapat respons positif dari pasar, sekaligus memperkuat posisi Capcom di industri game global.
Dikutip dari laporan situs Gosugamers, selain angka penjualan, Pragmata juga mencatat penerimaan yang kuat dari komunitas dan media.
Di platform Steam, game ini masuk dalam jajaran rating tertinggi Capcom sepanjang masa, bahkan menempati posisi ketujuh, berada di bawah beberapa seri populer seperti Resident Evil dan Devil May Cry 5.
Menariknya, skor pengguna Pragmata sedikit melampaui game lain yang sebelumnya mencuri perhatian industri, termasuk Clair Obscur: Expedition 33 yang sempat menyabet Game of the Year 2025.
Saat ini, Pragmata mengantongi label “Overwhelmingly Positive” dari lebih dari 5.000 ulasan pemain di Steam. Sejumlah media juga memberikan penilaian tinggi, seperti skor 9,5/10 dari Destructoid serta 4/5 dari EuroGamer dan GamesRadar.
Gameplay Sci-Fi dengan Pendekatan Unik
Pragmata membawa konsep action-adventure single player dengan latar fiksi ilmiah di Bulan.Pemain mengendalikan karakter astronaut bernama Hugh, yang bekerja sama dengan android muda bernama Diana. Keduanya menjelajahi fasilitas bernama Cradle yang telah dikuasai oleh AI.
Dalam gameplay, pemain tidak hanya bertarung, tetapi juga harus membantu Diana meretas sistem musuh melalui mekanisme puzzle secara real-time. Kombinasi aksi dan strategi ini menjadi salah satu daya tarik utama game.
Di balik kesuksesannya, Pragmata memiliki perjalanan pengembangan yang cukup panjang.
Game ini pertama kali diumumkan pada 2020 dan sempat mengalami beberapa penundaan. Awalnya dijadwalkan rilis pada 2022, namun akhirnya baru meluncur pada April 2026 setelah melalui berbagai proses pengembangan.
Meski demikian, hasil akhirnya menunjukkan bahwa penundaan tersebut berbuah positif, dengan kualitas game yang mampu bersaing di tengah dominasi sequel dan remake di industri AAA.
Capcom juga menyebut strategi multi-platform sebagai salah satu faktor pendorong penjualan. Pragmata dirilis di PC (Steam), PlayStation 5, Xbox Series X|S, serta dijadwalkan hadir di Nintendo Switch 2 untuk wilayah Jepang dan Asia pada 24 April 2026.
Pendekatan ini memungkinkan game menjangkau lebih banyak pemain sejak hari pertama peluncuran.
Keberhasilan Pragmata melanjutkan tren positif Capcom di 2026. Sebelumnya, perusahaan ini juga meraih kesuksesan lewat Resident Evil Requiem yang mencatat lebih dari enam juta penjualan, serta Monster Hunter Stories 3 yang turut memperkuat portofolio mereka tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News