Konsep ini sebenarnya sempat bocor beberapa hari sebelum acara MWC digelar. Kini Lenovo mengonfirmasi keberadaannya sebagai salah satu prototipe perangkat gaming masa depan yang menggabungkan konsep handheld console dengan tablet lipat.
Dikutip dari situs NotebookCheck.net perangkat ini mengingatkan pada konsep handheld besar seperti Acer Nitro Blaze 11 yang diperkenalkan di CES 2025, meski produk tersebut tidak pernah benar-benar dirilis ke pasar.
Salah satu daya tarik utama Legion Go Fold adalah panel layar lipatnya. Perangkat ini menggunakan layar 11 inci POLED dengan resolusi 2.435 x 1.712 piksel, tingkat kecerahan hingga 500 nits, serta refresh rate 165Hz saat dibuka penuh.
Dalam kondisi dilipat, layar tersebut berubah menjadi ukuran 7,2 inci, membuatnya lebih ringkas untuk digunakan sebagai perangkat gaming portabel.
Dengan desain tersebut, Legion Go Fold pada dasarnya dapat berfungsi sebagai tablet mandiri. Bahkan perangkat ini juga bisa digunakan seperti laptop jika dipasangkan dengan keyboard dan mouse eksternal.
Mirip dengan perangkat Lenovo Legion Go sebelumnya, konsep Legion Go Fold juga dilengkapi dua kontroler yang dapat dilepas dari sisi perangkat.
Menariknya, salah satu kontroler tersebut dapat berfungsi sebagai mouse, memberikan fleksibilitas tambahan saat digunakan untuk navigasi atau bermain game tertentu.
Kedua kontroler ini juga dapat dipasang kembali untuk membentuk dudukan perangkat, baik saat layar dalam kondisi terlipat maupun terbuka penuh. Dengan desain tersebut, Legion Go Fold bisa digunakan sebagai tablet gaming, handheld console, maupun perangkat komputasi portabel.
Di sektor performa, versi konsep perangkat yang dipamerkan menggunakan Intel Core Ultra 7 258V dari keluarga Lunar Lake, bukan chip AMD yang biasanya digunakan pada handheld gaming Legion.
Prosesor Lunar Lake tersebut memiliki desain memory-on-package, sehingga perangkat ini dibekali RAM LPDDR5x hingga 32GB.
Untuk penyimpanan, Legion Go Fold Concept menyediakan kapasitas hingga 1TB. Dari sisi bobot, tablet utama memiliki berat sekitar 638 gram, sementara kontrolernya sekitar 230 gram. Jika digabungkan, total bobot perangkat mencapai 868 gram.
Lenovo belum mengumumkan apakah Legion Go Fold akan diproduksi secara massal. Saat ini perangkat tersebut masih berstatus konsep yang diperkenalkan untuk menunjukkan arah inovasi perangkat gaming portabel di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News