Game ini dikembangkan oleh Flatter Than Earth dan diterbitkan oleh Daedalic Entertainment, dua nama yang dikenal karena pendekatan inovatif dalam menciptakan pengalaman bermain yang mendalam.
Dalam Once Upon a Puppet, pemain diajak untuk memasuki sebuah dunia teater yang terlupakan. Pertunjukan dan realitas bercampur dalam sebuah narasi yang kaya dan emosional. Pemain akan mengendalikan dua karakter utama, yaitu Nieve, sang Stagehand yang terasing, dan Drev, sebuah boneka yang terikat oleh takdirnya. Keduanya harus bekerja sama untuk mengungkap misteri dunia bawah panggung yang penuh dengan bahaya dan rahasia kelam.
Salah satu fitur utama dari game ini adalah mekanik permainan berbasis tali ajaib (thread-based mechanics). Melalui penggunaan tali tersebut, pemain dapat memanipulasi elemen lingkungan—mulai dari properti panggung, latar belakang yang dinamis, hingga kostum-kostum collectible yang menambah kekayaan visual dunia yang disajikan.
Desain yang hand-crafted dan animasi yang cermat memberikan kesan bahwa setiap elemen panggung memiliki cerita tersendiri, mengajak pemain untuk benar-benar tenggelam dalam atmosfer teater klasik yang memukau.
Dalam trailer peluncuran, terlihat adegan-adegan yang sarat akan misteri dan ketegangan. Nieve dan Drev tampil bergabung menghadapi rintangan dan musuh-musuh mimpi buruk yang menantang kecerdasan serta kerja sama. Melalui teka-teki yang mendalam, game ini mendorong para pemain untuk tidak hanya mengasah logika, tetapi juga merasakan emosi dan pesan tentang keberanian, pengorbanan, serta makna seni pertunjukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News