Petualangan baru ini berlokasi di Undee Docks, sebuah pelabuhan industri terbengkalai yang kini menjadi kanvas bagi legenda Two Point, Zara Fitzpocket. Desain lingkungannya sangat kontras dengan museum sebelumnya; kita bakal bekerja di antara gudang berkarat dan dinding penuh coretan untuk membangun apa yang disebut sebagai gallery-um. Lokasi ini menantang pemain untuk menyeimbangkan estetika industri yang kasar dengan kemegahan galeri seni modern.

Satu fitur paling inovatif dalam DLC ini adalah Art Studio. Tidak lagi cuma fokus memamerkan artefak yang ditemukan, di sini kita bisa memproduksi karya seni orisinal.
Hebatnya, sistem prosedural di dalamnya mampu menghasilkan lebih dari 250 juta kombinasi lukisan, potret, dan patung yang unik. Pengembang secara eksplisit menekankan bahwa seluruh aset ini dibuat manual oleh seniman asli tanpa bantuan kecerdasan buatan (AI).
Untuk menjalankan studio ini, diperkenalkan staf baru: Art Expert. Tugas utama mereka adalah mengkurasi seni dan menghasilkan karya di studio. Uniknya, kepribadian dan traits staf akan memengaruhi hasil akhir karya mereka—misalnya, staf dengan bakat tertentu mungkin hanya bisa menggambar figur tongkat, sementara yang lain mahir dalam gaya abstrak.

Arty-Facts memperkenalkan mekanik Emotional Aura. Setiap karya seni yang diproduksi di studio atau ditemukan melalui ekspedisi memancarkan emosi tertentu seperti Joy (Kegembiraan), Rage (Kemarahan), Romance (Romansa), atau Sorrow (Kesedihan). Untuk menciptakan karya seni yang terarah ini, kita perlu melatih Art Expert untuk mendapat emosi yang diinginkan.
Emosi ini ternyata instrumen strategis untuk mengatur perilaku pengunjung. Menempatkan lukisan bertema kemarahan di dekat Gift Shop akan membuat pengunjung mengabaikan label harga mahal dan berbelanja secara impulsif.
Lukisan dengan efek Romance bakal meningkatkan kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan museum. Kemudian efek Joy yang mendorong pengunjung untuk memberikan donasi lebih sering dan dalam jumlah besar.

Pemain juga akan menjelajahi Zara’s Sketchbook, sebuah peta ekspedisi unik berupa buku sketsa untuk mencari inspirasi dan Famous Works. Beberapa karya terkenal yang hadir merupakan parodi cerdas dari dunia nyata, seperti Two Point Gothic (parodi American Gothic) dan The Stinker (parodi patung The Thinker yang bisa mengeluarkan gas hijau jika ditarik jarinya).
Kedalaman kreativitas Arty-Facts membuat gameplay makin seru. Sistem Art Studio memberikan rasa kepemilikan yang lebih kuat terhadap koleksi museum. Penambahan lima jenis Interactive Displays, termasuk pertunjukan pantomim dan fragmen drama Shakespeare, juga memberikan variasi hiburan massal yang sangat efektif untuk mengurangi antrean panjang di museum besar.
Dari sisi gameplay, sistem pelatihan staf untuk Emotional Intelligence terasa cukup rumit dan memakan waktu. Pemain sering kali bingung mengenai cara mencapai kualitas karya Pristine atau Epic, yang ternyata sangat bergantung pada keberadaan karya seni terkenal di dalam museum sebagai referensi.

Kesimpulan
Two Point Museum: Arty-Facts adalah ekspansi yang solid dan cerdas. Ia berhasil mengubah mekanik manajemen yang statis menjadi dinamis melalui manipulasi emosi pengunjung. Jika kamu adalah penggemar berat seri Two Point yang menyukai aspek desain dan strategi mikro, DLC ini adalah investasi wajib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News