ARMA III
ARMA III

Game Perang ARMA III Jadi Konten Hoaks Perang Rusia-Ukraina

Cahyandaru Kuncorojati • 27 Februari 2022 15:26
Jakarta: Perang Rusia-Ukraina masih berkecamuk hingga saat ini, di media sosial beragam informasi terkait momen ini juga ramai ditemukan. Pada saat yang sama konten hoaks kerap ditemukan dan dijadikan sebagai konten propaganda pihak tertentu, bahkan ada yang berasal dari sebuah game.
 
Di sejumlah media sosial dilaporkan sempat tersebar sebuah footage atau potongan gameplay dari sebuah game genre perang populer yaitu ARMA III. Video yang dimodifikasi menjadi hoaks tersebut sempat ditonton lebih dari 110 ribu kali dan dibagikan 25.000 kali di Facebook sebelum akhirnya dihapus.
 
Dikutip dari Kotaku potongan video dari game ARMA III tersebut tersebar dengan narasi sebagai video serangan udara jet tempur Ukraina terhadap artileri pertahanan udara milik rusia dan sejenisnya.

Video tersebut menampilkan serangan sebuah pesawat jet tempur yang menyerang pemukiman dan dibalas dengan tembakan dari sistem pertahanan udara. Hasil penelusuran mendalam akhirnya menemukan fakta bahwa video tersebut merupakan potongan dari game ARMA III.
 
Sama dengan kebanyakan game lainnya, ARMA III memang menyediakan fitur untuk bisa membuat rekaman video gameplay yang berlangsung. Hal ini bisa ditemukan dari banyak konten game YouTuber terkait ARMA III.
 
Game ARMA III mengusung sandbox strategy skala besar yang memungkin gamer dalam jumlah banyak bermain bersama dan berkoordinasi sebagai pasukan militer. Game yang sudah dirilis delapan tahun ini dikenal punya kualitas grafis yang tinggi sehingga terlihat sangat asli.
 
Saat video tersebut diunggah ke media sosial maka akan mengalami kompresi dan membuat kualitas resolusi turun sehingga diakui sangat sulit untuk menebak video ini asli atau rekayasa alias diambil dari sebuah game.
 
Meskipun sudah berusia delapan tahun tapi game ARMA III mendukung konten modifikasi atau tambahan seperti mod yang membuat semua konten di dalamnya baru bahkan dengan kualitas audio yang sangat mirip dengan aslinya
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA