Ilustrasi.
Ilustrasi.

Terinspirasi Game, Sepasang Anak Loncat dari Ketinggian 15 Meter

Teknologi teknologi games
Cahyandaru Kuncorojati • 19 Mei 2020 09:40
Jakarta: Akibat kurangnya pengawasan dan edukasi dari orang tua, game kembali menerima stigma buruk. Di Tiongkok seorang ayah bernama Shen Haiyong menggugat Tencent karena beranggapan game buatannya menginspirasi anak mereka untuk lompat dari ketinggian 50 kaki atau 15 meter.
 
Kabar ini baru terdengar sekarang setelah mendapat banyak sorotan dari media. Diketahui bahwa dua orang anaknya yang berusia 11 tahun dan 9 tahun mengaku mereka melakukan aksi ini karena meniru dua game buatan Tencent yaitu Mini World dan Game for Peace.
 
Dikutip dari The Sun, orang tua sang anak menggugat Tencent untuk memberikan kompensasi atas biaya pengobatan kedua anaknya. Sang anak dilaporkan masih dalam kondisi selamat tapi harus menjalani banyak operasi akibat tulang di beberapa bagian yang patah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ubisoft Bagikan Mode Edukasi Assassin's Creed Origins dan Odyssey Gratis
 
Sang ayah sendiri bercerita bahwa dia memberikan smartphone kepada anaknya selama masa lockdown di kota Handan, Tiongkok. Dia mengaku anaknya kerap bermain game hingga delapan jam dalam sehari.
 
Anak berusia 11 tahun tersebut mengaku bahwa ide untuk lompat dari ketinggian berasal dari ajakan saudarinya untuk membuktikan game tersebut bisa terjadi di dunia nyata atau tidak. Saudarinya yang lebih kecil memang sempat ragu tapi akhirnya mau melakukan bersama sang kakak.
 
Tencent sendiri belum merespons atas kabar tersebut hingga saat ini. Berdasarkan penelusuran Medcom.id, Mini World merupakan game buatan Tencent yang menyerupai game Minecraft buatan Mojang. Di sini pemain bisa menuangkan kreativitas membangun dunia block-art di dalamnya.
 
Hingga 21 Mei, Ini Cara Download GTA V Gratis di Epic Games Store
 
Game for Peace sendiri merupakan game PUBG Mobile tapi versi Tiongkok. Tencent sengaja mengubah nama dan sedikit konten di dalamnya agar sesuai dengan ideologi pemerintah Tiongkok dan menerima izin untuk dirilis di negaranya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif