Kepala Pelatih Timnas Esports, Richard Permana. (Foto: Instagram @richardpermananih)
Kepala Pelatih Timnas Esports, Richard Permana. (Foto: Instagram @richardpermananih)

Pentingnya Semangat Bela Negara bagi Atlet Esports Indonesia

Mohamad Mamduh • 28 April 2026 17:33
Ringkasnya gini..
  • PB Esports Indonesia (PB ESI) menegaskan pentingnya nasionalisme bagi atlet esports nasional dalam kompetisi antarnegara resmi.
  • Richard Permana menyatakan bahwa membela Merah Putih di ajang seperti Asian Games dan SEA Games adalah kebanggaan yang tak ternilai.
  • PB ESI terus melakukan pendekatan persuasif kepada atlet yang menolak panggilan timnas akibat padatnya jadwal kompetisi profesional.
Jakarta: Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) menekankan pentingnya semangat nasionalisme bagi para atlet esports Tanah Air dalam setiap kompetisi resmi antarnegara. Sebagai induk organisasi yang mendapat mandat pemerintah, PB ESI menilai kesadaran membela Merah Putih menjadi fondasi utama di tengah pesatnya perkembangan industri esports nasional.
 
PB ESI adalah Pengurus Besar Esports Indonesia, yakni organisasi induk resmi yang menaungi dan mengatur seluruh kegiatan esports di Indonesia. PB ESI mendapat mandat dari pemerintah untuk membina, menyeleksi, dan melatih atlet esports profesional, serta bertanggung jawab atas pencapaian prestasi esports Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
 
Sebagai organisasi induk resmi, PB ESI sangat mengapresiasi profesionalisme tim-tim esports Indonesia yang dinilai terus menunjukkan perkembangan signifikan seiring pertumbuhan industri digital. Namun demikian, federasi menegaskan bahwa membela Merah Putih di ajang internasional antarnegara memiliki nilai besar, tidak saja bagi atlet secara pribadi, tetapi juga bagi seluruh Bangsa Indonesia.

“Esports kini telah menjadi cabang olahraga resmi, dengan kompetisi multi cabor antarnegara tertinggi seperti Asian Games dan SEA Games, serta kejuaraan dunia resmi yang diselenggarakan oleh federasi esports global," ujar Richard Permana, Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, kepada Medcom.id.
 
"Untuk itulah penting untuk terus memupuk dan menumbuhkan semangat nasionalisme para atlet agar memiliki kebanggaan untuk membela Indonesia di kejuaraan resmi antarnegara, membawa nama Indonesia, Merah-Putih, dan jika menang akan mengumandangkan Indonesia Raya di puncak esports dunia,” sambungnya.
 

Proses Seleksi: Analisis, Evaluasi, hingga Pemanggilan


Sebagai organisasi yang mendapat mandat dari pemerintah, PB ESI bertanggung jawab untuk membangun ekosistem esports yang positif, mulai dari pembinaan, seleksi, hingga pelatihan atlet profesional. Selain itu, PB ESI juga memikul tanggung jawab atas pencapaian prestasi esports Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.
 
“Kami menjalankan proses yang menyeluruh, mulai dari analisis, evaluasi, hingga seleksi untuk memastikan yang terpilih benar-benar yang terbaik,” lanjutnya.
 

Penolakan Tetap Ada, Pendekatan Persuasif Terus Dilakukan


Dalam proses pemanggilan atlet, PB ESI mengakui bahwa penolakan dari pemain terkadang terjadi di tengah padatnya dinamika jadwal kompetisi profesional saat ini. Meski demikian, pendekatan persuasif terus dilakukan agar para atlet bersedia memperkuat tim nasional.
 
“Penolakan pasti pernah ada, tetapi kami terus melakukan pendekatan positif, bahkan hingga pemanggilan lanjutan. Harapan kami, para pemain memiliki kebanggaan untuk membela Indonesia. Apalagi jika suatu saat esports masuk Olimpiade, negara tentu yang membutuhkan mereka,” jelasnya.
 

Kolaborasi Semua Pihak untuk Ekosistem Nasionalisme Esports


PB ESI juga mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam membangun semangat nasionalisme di kalangan atlet esports, mulai dari pemerintah, organisasi tim, hingga komunitas.
 
“Semua pihak perlu terlibat, termasuk tim dan komunitas, untuk menciptakan lingkungan yang mendorong rasa tanggung jawab dan nasionalisme. Kami juga terus membangun sistem kerja sama agar komitmen tersebut terus terjaga dan berkelanjutan,” tegasnya.
 

Pesan untuk Atlet


Di akhir pernyataan, PB ESI menyampaikan pesan kepada para atlet esports Indonesia agar menjadikan bela negara sebagai komitmen utama dan kebanggaan karena tidak semua atlet memiliki kesempatan tersebut.
 
​"Berkompetisi mewakili klub merupakan langkah awal yang sangat baik dalam memulai karier Esports. Namun, ajang kompetisi antarnegara menawarkan skala tanggung jawab dan kebanggaan yang berbeda. Kami berharap para atlet esports selalu memprioritaskan kesempatan untuk masuk ke dalam tim nasional. Tunjukkan performa maksimal untuk negara dan jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk generasi berikutnya dan mewujudkan visi Esports Indonesia Mendunia, ” tutup Richard.
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA