Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang balas dendam bagi TLID setelah pada pertemuan leg pertama mereka harus takluk 1-2 dari Bigetron.
Game 1: Perebutan Lord Jadi Penentu Kemenangan TLID
Di awal game pertama, kedua tim langsung mencoba bermain agresif. Bahkan pada menit pertama, kedua jungler dari masing-masing tim sudah sama-sama terbunuh saat mencoba membuka tempo permainan.
War pertama terjadi dalam perebutan Turtle. Meski kedua EXP laner ikut tereliminasi, TLID berhasil mengamankan objektif tersebut. Dominasi TLID terus berlanjut setelah mereka kembali memenangkan war dan mendapatkan Turtle kedua.
Perebutan Turtle ketiga kembali memicu team fight sengit. Kali ini, setup yang lebih rapi membuat BTR berhasil memenangkan war sekaligus mengamankan Turtle. Keunggulan gold pun sempat berbalik ke pihak Bigetron. Momentum mereka berlanjut saat Lord pertama muncul di menit 9:30, di mana BTR kembali memenangkan war dan langsung mengeliminasi Lord.
Namun, TLID menunjukkan respons yang baik pada perebutan Lord berikutnya. Setup yang lebih disiplin membuat mereka berhasil memenangkan team fight sekaligus mendapatkan Lord. Meski begitu, koordinasi pertahanan BTR masih cukup solid sehingga mereka mampu menahan tekanan dari Lord pertama TLID.
Situasi serupa kembali terjadi pada perebutan Lord selanjutnya. TLID kembali memenangkan war dan berhasil mengamankan Lord. Kali ini, momentum tersebut sukses dimanfaatkan untuk menghancurkan base utama BTR.
Game pertama pun ditutup untuk kemenangan TLID dengan skor 22-15 dalam waktu 18 menit 58 detik. Kevinn tampil gemilang dan dinobatkan sebagai Player of the Game setelah mencatatkan 6 kill dan 6 assist.
Game 2: Dominasi TLID Tak Terbendung
Memasuki game kedua, BTR mencoba tampil lebih agresif dan langsung mendapatkan First Blood di menit pertama. Mereka terlihat berusaha menekan sejak early game demi menyamakan kedudukan.
Meski begitu, TLID mampu merespons dengan baik saat perebutan Turtle pertama. Setup yang lebih rapi membuat mereka berhasil mengamankan objektif tersebut. Setelah itu, TLID langsung melakukan invasi ke area jungle BTR dan sukses mematahkan agresivitas lawannya.
Dominasi TLID semakin terlihat ketika mereka berhasil mengamankan Turtle kedua dan ketiga tanpa kontes berarti dari BTR. Tidak hanya unggul objektif, TLID juga terus memenangkan war-war penting sebelum kemunculan Lord pertama.
Saat Lord pertama muncul, BTR kembali gagal memberikan perlawanan berarti sehingga TLID mampu mengamankan objektif tersebut dengan mudah. Meski demikian, koordinasi pertahanan Bigetron masih cukup rapi dan membuat mereka berhasil bertahan dari tekanan Lord pertama.
Sebelum Lord kedua muncul, TLID berhasil menculik satu pemain BTR yang membuat lawannya pincang saat perebutan objektif. Kondisi tersebut kembali dimanfaatkan TLID untuk mengamankan Lord kedua.
Kali ini mereka tidak menyia-nyiakan momentum dan langsung memenangkan war di area base utama BTR sebelum menghancurkan turret inti lawan. Game kedua berakhir dengan skor 16-7 dalam waktu 15 menit 43 detik, sementara Kevinn kembali menjadi Player of the Game berkat torehan 7 kill dan 6 assist.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi TLID dalam persaingan papan atas klasemen MPL ID S17. Tambahan poin membuat mereka kini naik ke posisi empat klasemen sementara dan terus menempel Bigetron yang berada di peringkat ketiga.
Sementara itu, Bigetron justru sedang berada dalam tren negatif. Sebelum kalah dari TLID, mereka juga harus tumbang dari RRQ Hoshi yang saat ini masih berada di dasar klasemen sementara.
Hasil tersebut membuat posisi Bigetron mulai terancam. Jika tidak segera kembali konsisten, mereka berpotensi disalip tim-tim di bawahnya yang kini memiliki selisih poin semakin tipis, termasuk Team Liquid ID yang menjadi rival langsung mereka di papan tengah atas klasemen.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News