Kemenangan ini menjadi angin segar bagi RRQ Hoshi setelah melewati tren negatif selama enam pekan tanpa satu pun kemenangan.
Meski berhasil memutus rantai kekalahan, posisi RRQ Hoshi saat ini masih tertahan di peringkat kesembilan atau dasar klasemen, yang membuat peluang menuju babak playoff tergolong sangat tipis.
Evaluasi Tegas di Internal Tim
Asisten Pelatih RRQ Hoshi, Rasyid "NMM" Perwira, mengungkapkan bahwa staf pelatih telah mencoba berbagai metode untuk membangkitkan performa para pemain.
Menurutnya, pendekatan yang lebih keras dan tegas justru menjadi kunci yang membuat para pemain mulai tersadar akan tanggung jawab mereka di atas panggung.
“Sebenarnya banyak treatment dari kita, mulai dari cara halus hingga cara lumayan kasar sudah dicoba. Namun, alhasil mungkin cara kasar itu yang sangat mengena ke player, jadi mungkin mereka sekarang lebih sadar,” kata Coach NMM kepada Medcom.id
Walaupun berhasil meraih kemenangan, suasana kecewa di tim RRQ Hoshi tetap terasa, dan menurut Coach NMM, ini adalah masa yang paling buruk sejauh ini.
“Walaupun season belum beres, menurut saya ini paling buruk sejauh ini,” lanjutnya.
Masalah Komunikasi
Coach NMM juga menjelaskan alasan di balik buruknya performa RRQ Hoshi belakangan ini. Sejumlah kendala teknis dan nonteknis, terutama masalah komunikasi akibat adanya pemain asing, menjadi faktor utama menurunnya performa tim.
“Masalah komunikasi paling krusial, karena kita juga punya pemain dari luar Indonesia. Tapi tidak semata-mata cuma karena komunikasi kita kalah, banyak hal lainnya juga,” jelasnya.
Setelah kemenangan atas Bigetron by Vitality Coach NMM menutup bahwa komunikasi tim sudah membaik, dan berharap hal ini bisa berlanjut kedepannya.
“Untuk saat ini komunikasi tim sudah membaik, kami berharap ini terus berlanjut, karena komunikasi salah satu hal yang sangat penting juga,” tutup Coach NMM.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News