Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin bagi BTR. Tim berjuluk Robot Merah tersebut resmi menjadi tim pertama yang berhasil mematahkan win streak panjang ONIC sekaligus menumbangkan sang Raja Langit di musim ini.
Meski menang, BTR sempat tertinggal di game pertama. Pelatih BTR Theo Nael, mengungkap bahwa kekalahan tersebut bukan disebabkan oleh strategi lawan yang sulit ditebak, melainkan kelalaian internal tim.
“Kalah di match 1? Kesulitannya karena diri kita sendiri, beberapa pemain kurang dalam map awareness dan gak disiplin. Mereka keculik satu-satu jadi ONIC dapet celahnya,” Kata Theo kepada tim Medcom.id.
Pelatih BTR itu juga menambahkan bahwa tidak ada strategi kejutan dari tim lawan. Mereka sudah menyiapkan antisipasi dalam menghadapi Freya milik tim ONIC yang dinahkodai oleh Kelra.
“Sejauh ini tidak ada kejutan dari strategi ONIC, tapi kita telah mempersiapkan untuk mengantisipasi melawan Freya,” lanjutnya.
Menatap sisa musim MPL ID S17, Theo Nael memberikan bocoran mengenai stabilitas line-up pemainnya. Meskipun baru saja membungkam ONIC, posisi pemain di tim utama belum sepenuhnya aman.
“Perubahan Roster? Masih ada kemungkinan. Kami tetap memiliki target tersendiri. Ada pekan tertentu kita pasti akan menentukaan roster andalan kita,” jelas Theo.
“Tapi untuk saat ini masih ada peluang untuk perubahan roster dalam beberapa match berikutnya, tergantung performa para pemain. Mereka harus menjaga performanya di dalam scrim,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News