Banyak pihak awalnya meragukan DEWA United setelah performa mereka di MPL ID Season 16 berakhir kurang memuaskan. Saat itu, DEWA hanya finis di peringkat kelima regular season dan langsung tersingkir lebih awal di babak playoff.
Namun, perubahan besar dilakukan menjelang musim baru. Kehadiran pemain seperti Q1NN dan Dolynn berhasil mengubah identitas permainan DEWA United menjadi jauh lebih agresif dan disiplin.
Perlahan tetapi pasti, mereka sukses menepis label “underrated”. Bahkan hingga pekan ketujuh MPL ID S17, DEWA United sudah memastikan satu tempat di babak playoff.
DEWA United Dominan di Early Game
Salah satu kekuatan terbesar DEWA United musim ini terletak pada permainan early game mereka. Anak DEWA tampil sangat agresif sejak menit pertama dan kerap memegang kendali pertandingan lebih awal dibanding lawan-lawannya.
Berdasarkan statistik MPL ID S17, DEWA United menjadi tim dengan persentase First Blood tertinggi mencapai 60,9 persen. Catatan tersebut mengungguli tim-tim besar seperti Alter Ego dan Bigetron Esports.
Selain unggul dalam duel awal, DEWA United juga sangat kuat dalam perebutan objektif. Mereka tercatat sebagai tim dengan rata-rata Turtle Kill tertinggi di liga, membuat ekonomi tim sering kali unggul sejak early game.
Dominasi tersebut berdampak langsung pada tempo pertandingan mereka. DEWA United menjadi salah satu tim dengan rata-rata durasi game tercepat di MPL ID S17, yakni sekitar 14 menit 52 detik.
Statistik tersebut menunjukkan bagaimana DEWA United mampu menutup pertandingan lebih cepat lewat permainan objektif dan tekanan agresif sejak awal laga.
Q1NN Jadi Otak Permainan Anak DEWA
Salah satu sosok paling berpengaruh di balik kebangkitan DEWA United adalah Q1NN. Pemain asal Filipina yang sebelumnya datang dari scene komunitas itu kini berkembang menjadi salah satu EXP laner paling konsisten di MPL ID S17.
Q1NN dikenal memiliki kemampuan membuka team fight dan inisiasi yang sangat baik. Permainannya bahkan membuat banyak penggemar menjulukinya sebagai “Qinnsanity”.
Dari sisi statistik, Q1NN mencatat rata-rata assist sebesar 6,9 per game, angka yang membuatnya unggul dari sejumlah EXP laner lain seperti Luke dan Nino.
Tak hanya piawai membuka serangan, ia juga menjadi salah satu EXP laner dengan damage tertinggi di liga. Q1NN membukukan Damage per Minute (DPM) sebesar 2.520, tertinggi kedua di antara seluruh EXP laner MPL ID S17.
Performa agresifnya membuat DEWA United sering memenangkan momentum penting ketika team fight berlangsung.
Dolynn Tampil Matang Meski Berstatus Rookie
Selain Q1NN, performa Dolynn juga menjadi salah satu faktor penting kesuksesan DEWA United musim ini. Meski berstatus rookie, jungler muda tersebut tampil tenang dan efektif layaknya pemain veteran.
Dolynn dikenal sebagai jungler yang sangat fokus terhadap objektif. Ia menjadi salah satu pemain dengan Gold per Minute tertinggi di MPL ID S17 dengan catatan 701,9.
Kemampuan farming yang cepat itu kemudian diterjemahkan menjadi tekanan besar bagi lawan. Dolynn juga mencatat rata-rata 4,5 kill per game dan menjadi salah satu jungler paling produktif di liga.
Namun, kekuatan terbesar Dolynn terletak pada kontrol objektifnya. Ia berhasil mencatat delapan kali Turtle Steal sepanjang musim reguler, menjadi salah satu yang terbanyak di MPL ID S17.
Tak hanya itu, Dolynn juga aktif menghancurkan turret lawan dan sukses mengamankan total 24 Lord untuk DEWA United sepanjang musim.
Kombinasi permainan agresif Q1NN dan disiplin objektif milik Dolynn membuat DEWA United kini menjadi salah satu tim yang paling berbahaya menjelang playoff MPL ID S17.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News