Pertemuan kedua tim terjadi setelah hasil babak Group Stage menempatkan mereka di posisi yang belum cukup kuat untuk melaju melalui jalur Upper Bracket. Karena itu, EVOS Divine dan RRQ Kazu harus melanjutkan perjuangan melalui jalur Lower Bracket babak penyisihan.
Roster EVOS Divine, Muhammad Akbar Mustafa (Abaax), optimistis timnya mampu mengalahkan RRQ Kazu. Ia menilai performa EVOS Divine pada babak grup menunjukkan potensi yang lebih baik.
“Kalau dilihat dari hasil Group Stage, kami sudah meraih satu kemenangan, sedangkan RRQ Kazu dalam tiga pertandingan belum mendapatkan poin. Jadi melihat hasil itu, kami cukup percaya diri bisa mengalahkan RRQ Kazu dengan skor 2-0,” ujar Abaax.
Sepanjang babak Group Stage, kedua tim Indonesia harus menghadapi persaingan ketat dari tim-tim kuat asal Thailand dan Vietnam.
EVOS Divine berhasil mencatat satu kemenangan penting setelah menundukkan Heavy dengan skor 2-1 pada hari kedua kompetisi. Namun, mereka juga harus mengakui keunggulan Buriram United dengan skor 0-2 pada hari pertama serta kalah tipis 1-2 dari P Esports pada hari ketiga.
Di sisi lain, RRQ Kazu belum berhasil mengamankan kemenangan sepanjang babak grup. Mereka kalah 0-2 dari WAG pada pertandingan pembuka, kemudian kembali takluk 0-2 dari All Gamers Global, sebelum menutup fase grup dengan kekalahan tipis 1-2 dari Team Falcons.
Hasil tersebut membuat EVOS Divine menempati peringkat ketiga Grup A, sementara RRQ Kazu berada di posisi keempat Grup B. Dengan demikian, kedua tim Indonesia harus bertarung di Lower Bracket untuk mempertahankan peluang melaju ke babak Grand Final FFCM SEA 2026 Spring.
Pertemuan mereka memastikan Indonesia hanya akan memiliki satu wakil yang melangkah lebih jauh di turnamen tersebut.
Turnamen FFCM SEA 2026 Spring disiarkan secara langsung melalui akun media sosial resmi Free Fire Esports Indonesia mulai pukul 16.00 WIB.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News