Wonosobo: Gunung Prau berada di ketinggian 2565 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tersedia banyak pemandangan menakjubkan ketika Anda tiba di puncaknya dan untuk mencapainya tentu tidak mudah.
Fisik yang sehat menjadi patokan utama agar Anda mampu melalui beragam tahapan jalur pendakian. Mulai dari pintu masuk atau area perparkiran, menuju pos satu, pos dua, pos tiga, hingga camping ground. Nah, di bawah ini tips sehat selama mendaki Gunung Prau yang bisa Anda lakukan.
1. Persiapan fisik
Lakukanlah latihan fisik, sedikitnya dengan jogging setiap hari selama satu jam. Tambahkan tantangannya dengan olahraga lain, seperti stretching, plank, mengangkat beban, lari, dan bersepeda.Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Cara ini efektif untuk memperkuat otot tubuh Anda, terutama otot pada bagian kaki, tangan, pinggul, punggung, dan leher. Ya, hal ini sangat penting karena selama mendaki, otot di kelima bagian tubuh itu terus bergerak. Tentunya, untuk menghindari cedera otot.
.jpg)
(Jika Anda tipe orang yang mudah lapar, persiapkan juga bubur, oatmeal atau cokelat. Makan sedikit-sedikit, seperti memotek cokelat per barisnya, karena menahan rasa lapar di tengah gunung berisiko mempermudah Anda masuk angin. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
2. Bawa persediaan makanan
Hal ini tidak boleh terlewatkan. Anda akan tinggal di gunung yang dingin bahkan mencapai suhu dua derajat celcius di malam menjelang pagi hari. Tetapi, jangan membawa makanan yang berlebihan karena bisa memberatkan tas yang Anda panggul.Bawalah makanan yang bisa menghilangkan rasa lapar Anda ketika mendaki gunung. Beras, sayuran, dan lauk yang mudah dimasak seperti telur, sosis, dan ikan sarden.
Jika Anda tipe orang yang mudah lapar, persiapkan juga bubur, oatmeal, atau mie instan. Menikmati camilan sambal mendaki juga tidak apa-apa. Camilan seperti buah apel, pisang, madu, dan cokelat batang, bisa menjadi alternatif terbaik.
Perlu diingat, menahan rasa lapar di tengah gunung berisiko mempermudah Anda masuk angin, pingsan, kelelahan, atau risiko terparah bisa terkena angin duduk. Jadi, jangan sungkan mengisi perut Anda dengan makanan sebagai penambah energi.
3. Siapkan perlengkapan wajah dan obat
Wajah juga perlu tetap dirawat agar terhindar dari bakteri dan tetap sehat. Bawalah cairan pembersih wajah yang tidak membutuhkan air misalnya milk cleanser dan face toner atau gunakan tissue pembersih wajah instan.Hindari pemakaian air untuk membersihkan wajah dengan cairan pembersih. Sebab, tanah di gunung bisa tercemar jika menyerap cairan tersebut. Bahkan dengan pasta gigi.
Obat-obatan pun menjadi barang yang wajib Anda bawa, khususnya obat pribadi ketika Anda memiliki penyakit tertentu seperti mag, sakit kepala, masuk angin, dan lainnya.
Walaupun Anda merasa tidak memiliki penyakit, berjaga-jaga bukanlah hal yang merugikan. Setidaknya, bawalah obat sakit perut, obat mag, paracetamol, obat merah, perban, dan jarum beserta benang jahit saat mendaki gunung. Persiapan mendaki gunung yang telah dilakukan dengan maksimal pasti lebih membuat Anda tenang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
