Terdapat dua jenis produk minyak yang dihasilkan oleh penduduk di Desa Petanahan ini, yaitu VCO (Virgin Coconut Oil) dan HCO (Healthy Coconut Oil). Keduanya pertama kali dibuat pada tahun 2010 silam.
"VCO itu bisa diminum dan bisa juga dijadikan bahan dasar kosmetik. VCO berkhasiat meningkatkan zat imun pada tubuh, menghilangkan lelah, mengobati maag, sakit jantung, baik untuk penderita obesitas dan baik pula untuk kulit supaya tidak jerawatan. Ini juga bagus untuk ibu hamil dan menyusui," ujar Agus Sugiarto, Perwakilan Sun Coco saat berbincang dengan metrotvnews.com.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

(Kemasan minyak VCO)
Cara penggunaan VCO dengan meminumnya sebanyak dua sendok makan sehari. Harganya pun tidak mahal, hanya Rp50 ribu untuk satu botol ukuran 500 ml. Proses bekerjanya VCO dalam tubuh memang tidak akan langsung terlihat secara nyata.
"Ini bekerjanya halus jadi enggak akan begitu berasa. Baru ketahuan khasiatnya pas diperiksa ke dokter," ujar Agus.
Berbeda dengan VCO, produk lain yang dihasilkan dari Desa Petanahan yakni HCO atau minyak goreng. HCO dibuat sebagai bentuk variasi dari VCO.
"Waktu itu kita sedang bervariasi dengan VCO terus kita buat jenis lainnya jadilah HCO. Dibuatnya ini rendah panas jadi produk ini sangat rendah kolestrol, keunggulan lainnya juga adalah meskipun sudah dipakai menggoreng sebanyak 7 kali, minyaknya tetap jernih," tutur Agus.
Untuk harga, satu botol minyak ukuran 500 ml dibanderol seharga Rp18 ribu. Agus juga menjelaskan bahwa kedua produk tersebut aman dan sudah pernah diuji laboratorium di UGM, dengan masa kadaluarsa yang cukup lama yakni dua tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(LOV)
