Kemenparekraf ajak para pelaku kreatif kuliner untuk mengasah kreativitas dan berbagi ilmu dalam ajang Masak Bersama Master secara Online atau Masamo. (Foto: Pexels.com)
Kemenparekraf ajak para pelaku kreatif kuliner untuk mengasah kreativitas dan berbagi ilmu dalam ajang Masak Bersama Master secara Online atau Masamo. (Foto: Pexels.com)

Pelaku Kuliner Diajak Asah Kemampuan Masak secara Online

Rona Kemenparekraf
Sunnaholomi Halakrispen • 05 Juli 2020 14:00
Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak para pelaku kreatif kuliner untuk mengasah kreativitasnya dan berbagi ilmu dalam ajang Masak Bersama Master secara Online atau Masamo. Kegiatan ini juga bisa diikuti siapa pun yang suka memasak.
 
Plt Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Josua Puji Mulia Simanjuntak mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyelamatkan perekonomian yang terdampak pandemi covid-19. Juga meningkatkan pendapatan pengusaha kuliner dan untuk mengasah kreativitas agar bisa menciptakan produk pangan yang inovatif.
 
"Kami ingin mendukung dan membantu para pelaku usaha kreatif kuliner mengembangkan dan menghadirkan produk baru yang dapat meningkatkan pendapatan mereka," ujar Josua dalam keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya itu, Josua juga berharap melalui ajang Masamo dapat terbuka lapangan kerja baru bagi para pekerja di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena PHK di masa pandemi covid-19.
 
"Kami juga ingin memulihkan semangat pelaku usaha kuliner untuk tetap dapat mengembangkan usahanya agar usaha kuliner mereka bisa bertahan dan berjalan di masa pandemi covid-19 maupun pada masa pemulihan," tuturnya.
 
Dalam acara Masamo batch 2 yang dilaksanakan untuk wilayah Kota Bandung ini, rencananya akan dipandu oleh Chef Martin Natadipraja. Sesuai dengan nama acaranya, Masamo akan dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting.
 
Masyarakat yang berminat untuk ikut serta dalam acara ini bisa mendaftarkan diri secara gratis di tautan https://tinyurl.com/pendaftaranmasamobatch2 hingga 8 Juli 2020. Para pendaftar tersebut nantinya akan diseleksi oleh panitia hingga tersisa 500 orang.
 
Peserta yang terpilih untuk mengikuti Masamo juga tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan bahan baku. Karena, bahan baku memasak akan didistribusikan ke alamat masing-masing peserta.
 
"Para peserta mendapatkan bantuan berupa bahan praktik untuk memasak yang jenisnya sama dengan yang digunakan chef," pungkasnya.
 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif